Headline News

header-int

Peringatan Hari Bhakti Transmigrasi Ke 67 Ditandai Dengan Lounching Buku Yandunak Keswan

Jumat, 15 Des 2017, 09:29:54 WIB - 71 | Yoni Syafrizal

Painan, 14 Desember 2017 --Peringatan Hari Bhakti Transmigrasi (HBT) ke-67 tahun 2017 yang diselenggarakan di Kota Terpadu Mandiri Kecamatan Silaut Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), berlangsung meriah.

Selain kegiatan amal bakti dan gotong royong masyarakat dan berbagai pertandingan olahraga, pucak peringatan HBT ke 67 yang diselengarakan Selasa (12/12) lalu itu, juga ditandai dengan lounching buku Pelayanan Terpadu Ternak (Yandunak) Kesehatan Hewan (Keswan), dan lounching webeside batik tanahliek.

Upaya itu merupkan salah satu langkah bagi pemerintah daerah, khususnya Kecamatan Silaut dalam menginovasi masyarakat bekas transmigrasi  dalam meningkatkan kesehatan hewan khususnya ternak sapi di kecamatan itu.
 
Bupati Pessel, Hendrajoni dengan diwakili sekretaris daerah (Sekda) Pessel, Erizon pada puncak peringatan HBT ke-67 yang diselenggarakan di KTM Silaut pada puncak peringatan HBT itu mengatakan  bahwa dengan telah ditetapkanya Kecamatan Silaut sebagai Kawasan Perdesaan Berbasis Pengembangan Ternak Sapi, maka kehadiran buku Yandunak Keswan sebagai mana dilounching saat ini akan bisa meningkatkan pengetahuan masyarakat.   

" Kecamatan Silaut sebagai salah satu kawasan transmigrasi di Pessel, terlihat selalu mengalami perkembangan setiap tahunya. Bahkan telah pula memiliki kawasan perkotaan yang dikenal dengan KTM. Dengan telah pula ditetapkanya kecamatan ini sebagai kawasan perdesaan berbasis pengembangan ternak sapi terintegrasi dengan perkebunan sawit, sehingga dengan dilounchingnya bukun Yandunak Keswan ini, akan menambah pengetahuan masyarakat bagai mana cara beternak sapi yang benar," katanya.

Disampaikanya bahwa inovasi pengambangan ternak sapi terintegrasi dengan perkebunan sawit sebagai mana dilakukan masyarakat di Kecamatan Silaut, patut mendapat apresiasi dari semua pihak.

" Sebab melalui program pengembangan ini, masyarakat melalui pemerintahan nagari telah mampu mengkaloborasikan pemanfaatan dana desa bekerjasama dengan dinas teknis seperti Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Dimana tujuan dari program ini hanyalah untuk meningkatkan ksesejahteraan masyarakat," ungkapnya.

Dia juga menyampaikan bahwa penyelenggaraan program Pos Yandunakkeswan sangat tepat mengingat mengingat daerah itu memiliki potensi peternakan sapi yang sangat luas. Apa lagi beternak sapi juga sudah menjadi budaya ekonomi bagi masyarakat Pessel.  

Ditambahkanya bahwa transmigrasi yang mulai dikembangkan sejak 67 tahun silam di Indonesia, bertujuan untuk mengurangi kemiskinan dan kepadatan penduduk.

Seiring perubahan lingkungan strategis di Indonesia, maka transmigrasi dilaksanakan dengan paradigma baru pula.

Hal itu memiliki tujuan untuk mendukung ketahanan pangan dan penyediaan papan, kebijakan energi alternatif (bio-fuel), pemerataan investasi ke seluruh wilayah Indonesia, serta  mendukung ketahanan nasional pulau terluar dan wilayah perbatasan.

" Karena hal itu, sehingga transmigrasi tidak lagi menjadi program pemindahan penduduk, tetapi lebih mengarah kepada pengembangan wilayah. Dengan dikembangkanya program peternakan sapi yang terintegrasi dengan perkebunan kelapa sawit di daerah ini, maka kesejahteraan masyarakat sebagai mana tujuan dari transmigrasi akan tercapai di daerah ini," ungkapnya.

Puncak peringatan hari Bhakti Transmigrasi itu, juga dihadiri ketua TP-PKK Pessel, Ny Lisda Hendrajoni, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pessel, Sirdin Masrul, Camat Siluat Sanwil dan para kepala OPD, camat se Pessel.

Camat Silaut, Samwil juga meyampaikan bahwa melaui peringatan hari Bhakti Koperasi yang selalu diselenggarakan setiap tahunya di kecamatan itu, akan menjadi moment tersendiri pula bagi warga eks transmigrasi untuk merajut tali silaturahmi, serta juga saling berbagi informasi tentang kesuksesan yang mereka alami.

" Karena hal itu, sehingga selain melaounching program Pos Yandunakkeswan, melalui peringatan hari Bhakti Transmigari ini, pihak panitia di tingkat kecamatan juga menggelar berbagai kegiatan. Baik kegiatan dalam bentuk bhakti sosial, hiburan, maupun kegiatan olahraga seperti lari maraton 10 kilometer, dari pantai Simbongo ke Kota Terpadu Mandiri," ujarnya.

Dia juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak, terutama panitia pelaksana yang telah bekerja keras untuk mensukseskan penyelenggaraan berbagai kegiatan tersebut.

Dikatakan juga bahwa dijadikanya Kecamatan Silaut sebagai tuan rumag hari Bhakti Transmigrasi di Pessel, selain karena merupakan kawasan pengembangan wilayah transmigrasi, di kecamatan itu juga telah berdiri Kota Terpadu Mandiri.

" Kehadiran KTM ini, akan menjadi histori tersendiri bagi perkembangan transmigrasi di Pessel. Kehadiran kota ini, akan menjadi modal besar bagi masyarakat dalam meningkatkan ekonomi, sebab KTM sekarang telah menjadi pusat ekonomi baru masyarakat Pessel di bagian ujung selatan daerah ini," tutupnya. (05)

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2018 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube