Headline News

header-int

Irum ABK Fitria 02 Meninggal

, 11 Maret 2010, 00:00:00 WIB - 586 | Kontributor :

Kambang, Maret

IRUM 20, nelayan asal kampung Karang Labung korban tenggelam akibat terjatuh dari atas kapal di temukan oleh Tim SAR pukul 06.00 WIB, atau setelah 19 jam lebih tenggelam di Muaro Kambang kecamatan lengayang. "Pencarin yang dilakukan selama 19 lebih oleh Tim SAR dan aparat kepolisian dengan melibatkan nelayan setempat itu, berjarak sekitar 250 meter dari lokasi jatuhnya," ungkap Suardi S, Kepala Kesbang Pol dan Linmas Kabupaten Pesisir Selatan kepada pesisirselatan.go.id kemarin.

Dijelaskanya, Irum, nelayan asal kampung Karang Labung Nagari Lakitan kecamatan Lengayang ini, merupakan ABK kapal bagan bermerek Fitria 02. Sehari sebelumnya, Irum bersama Irul 28, terjatuh dari atas kapal karena oleng akibat di terjang arus gelombang ketika akan menepi setelah seminggu melaut.

Namun satu diantaranya berhasil di selamatkan oleh kapal yang sama. Sedangkan Irum, baru ditemukan 19 jam kemudian, atau pukul 06.00 WIB Rabu kemarin. "Saat ini, jenazah korban sudah dibawah kerumah orang tuanya di kampung Karang Labung Nagari Lakitan kecamatan Lengayang untuk di kebumikan," ungkapnya.

Kapal bagan penangkap ikan dengan merek dinding Fatria 02 ini, memiliki ABK sebanyak lima orang, dengan tunganai bernama Rodi 23 tahun. Kapal ini, sudah seminggu melaut mencari ikan di perairan barat pulau Sumatera ini, yang menjadikan pelabuhan TPI Pasar gompong sebagai sandaran.

Tapi, ketika akan memasuki pintu muara menjelang pelabuhan itu, kapal oleng karena diterjang arus gelombang yang cukup kuat. "Beruntung dari dua ABK yang terjatuh, satu diantaranya berhail diselamatkan oleh kapal yang sama. Korban yang berhasil di selamatkan itu bernama Irul 28. Namun, malang bagi Irum, sebab setelah jatuh tidak lagi muncul, sebab kuatnya arus gelombang mengakibatkan Irum kehabisan tenaga dan tidak bisa bertahan hingga tenggelam selama 19 jam lebih," jelasnya.

Melalui kesempatan ini, kita berharap semoga keluarga yang ditinggalkan dapat bersabar. Sebab musibah ini, merupakan cobaan yang tidak kita ketahui datangnya. "Selain itu, ke pada masyarakat nelayan lainya juga di himbau untuk meningkatkan kewaspadaanya, terutama sekali ketika melintasi pintu muara untuk menuju sandaran kapal TPI Pasar Gompong. Sebab, pengaruh cuaca yang sering tidak bersahabat akhir-akhir ini bisa ,menimbulkan musibah yang sama," himbaunya. *(02)

 

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2020 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube