Headline News

header-int

Mengapa Kemampuan Literasi Informasi Menjadi Penting Seiring Perkembangan Internet?

Rabu, 17 Februari 2021, 15:22:01 WIB - 28 | Kontributor : Wildan, S.E., M.I.Kom
Mengapa Kemampuan Literasi Informasi Menjadi Penting Seiring Perkembangan Internet?

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin canggih telah mengubah perilaku dan cara pandang manusia terhadap kehidupan dan terhadap diri manusia itu sendiri. Segala informasi yang ada di internet oleh sebagian masyarakat pada saat ini dipandang sebagai sebuah realitas kebenaran. Emosi menjadi hal yang paling utama dalam menilai sebuah informasi, mengenyampingkan fakta dan data.

Penggunaan internet saat ini di Indonesia berdasarkan data survey dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indoensia (APJII), penggunaa internet di Indonesia telah mencapai 73,7 % atau sekitar 196,71 juta jiwa pengguna internet dari populasi penduduk Indonesia sekitar 266,91 juta jiwa. Artinya hampir ¾ dari seluruh penduduk Indonesia telah menggunakan/ mendapatkan akses internet. Jumlah ini bertambah sekitar 25,5 juta pengguna dibandingkan tahun lalu.

Sebagaimana kita ketahui internet ini bagaikan pisau bermata dua bagi penggunanya. Jika digunakan dengan benar akan dapat memberikan manfaat yang banyak, namun jika diperhgunakan dengan salah makan akan membahayakan bagi penggunanya bahkan bagi yang lain. Dari studi literatur yang penulis lakukan,  pengguna internet memliki dua golongan. Golongan pertama yaitu pengguna yang menggunakan internet dengan sehat sehingga kehidupan nyata dan kehidupan maya bisa menjadi satu-padu. Golongan kedua yaitu pengguna yang menggunakan internet dengan tidak sehat. Golongan jenis kedua ini seseorang membedakan kehidupan nyata dan kehidupan maya. Aktivitas maya menjadi dunia sendiri dan tidak tersentuh oleh orang di kehidupan nyata.

Pertambahan ini didorong oleh semakin cepat dan meratanya infrastruktur internet. Selain itu juga adanya upaya percepaan transformasi digital yang masif akibat pandemi Covid-10 sejak Maret 2020. Survey ini juga mengungkapkan jumlah pengguna internet per kuartal II tumbuh cukup signifikan dibandingkan dengan hasil survei pada 2019 lalu tentang prilaku pengguna internet 2018. Pulau Jawa memberikan kontribusi terbesar terhadap kenaikan ini, yakni 56,4 persen. Selanjutnya diikuti oleh Pulau Sumatera sebesar 22,1 persen. Provinsi Sumatera Barat menjadi pengguna internet terbesar di pulau ini. Berdasarkan data lembaga ini juga terjadi peningkatan pengguna internet dari total penduduk Simatera Barat. Pada tahun 2018 pengguna internet sebesar 84,2 % atau sekitar 4.556.735 pengguna meningkat 7,2% pada tahun 2018-2019 sebesar 91,4% ( atau sebanyak 5.008.263 pengguna.

Pada era digital saat ini kita dapat mengatakan, semakin tinggi pengguna internet maka semakin dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang berbagai hal karena dapat memudahkan masyarakat mendapatkanan akses berbagai informasi. Internet telah menjadi sebuah saluran komunikasi yang berjangkauan luas, yang diharapkan dapat menjadi sebuah ruang dialektika publik yang baru (ruang publik maya) secara bebas. Menurut penulis, pengguna internet harus memiliki kemampuan literasi informasi sebagai salah satu usaha untuk bijak dalam menggunakan internet.

Kemampuan literasi informasi sudah seharusnya menjadi salah satu kemampuan yang wajib dimiliki orang semua orang saat ini. Kemampuan tersebut mencakup keterampilan untuk mengenali kebutuhan informasi dan membuat pertanyaan riset, mencari sumber informasi yang relevan, menilai informasi dengan kritis, dan mengkomunikasikan dan membagikan temuan informasi dengan efektif dan bertanggung jawab. Indonesia termasuk  negara yang terendah kemampuan literasi masyarakatnya. Penelitian dilakukan organisasi pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan PBB (UNESCO) pada 2016 terhadap 61 negara di dunia menunjukkan kebiasaan membaca di Indonesia tergolong sangat rendah. Indonesia berada di urutan 60, hanya 1 tingkat diatas Botswana.

Dari data-data diatas, penulis berpendapat bahwa, untuk mempelajari dan mengasah kemampuan literasi informasi sedini mungkin. Kemampuan dasar yang dapat diasah meliputi kreativitas, kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kewarganegaraan, kooperasi dan karakter. Kita sebagai masyarakat Pesisir Selatan merupakan kewajiban bagi semua pihak baik pemerintah setiap orang tua, guru, dan sekolah sebagai upaya untuk menjaga masa depan generasi selanjutnya. Ini menjadi pekerjaan bersama untuk terus mengajarkan kemampuan literasi informasi  literasi media maupun literasi digital dan tentunya literasi-literasi yang lain. Diharapkan dengan memiliki kemampuan literasi kita bisa menjadi manusia yang berkualitas lahir dan juga batin, menjadi manusia yang tetap menjaga nilai, norma juga moralitas.

Sebagaimana kita ketahui, polarisasi masyarakat telah terjadi saat ini yang dimulai dari internet. Sebagai akibat dari penggunaan internet yang salah dalam mengolah informasi. Sudah saatnya instansi terkait di Pesisir Selatan mulai melakukan terobosan dalam membuat priogram edukasi dan pemberdayaan literasi digital untuk masyarakatnya.  Karena ini merupakan langkah awal untuk mengantisipasi kegagapan masyarakat dalam menghadapi informasi yang dikonsumsinya.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2021 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube