Headline News

header-int

Pessel Gerakkan Program DMP

, 19 Mei 2010, 00:00:00 WIB - 577 | Kontributor :

Painan, Mei

Kini kantor Ketahanan Pangan Pesisir Selatan telah memiliki enam desa binaan. Desa ini merupakan desa percontohan dalam menerapkan sistim ketahanan pangan, atau lebih dikenal dengan Desa Mandiri Pangan (DMP) yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Koto Ranah, Koto Rawang, Taluak Bakuang (Kecamatan Bayang), Pancuang Taba, Kapujan, (Bayang Utara) dan Laban (IV Jurai).

Hal itu dikatakan Kepala Kantor Ketahanan Pangan Pesisir Selatan, Ir Nelly Armida kepada pesisirselatan.go.id di ruang kerjanya belum lama ini. Program itu sudah jalan sejak tahun lalu (2009). Melalui program DMP ini, masyarakat mendapat pembinaan bagai mana cara meningkatkan gizi keluarga dengan cara memanfaatkan pekarangan atau lahan tempat mereka. Sebab lingkungan yang sehat itu, idealnya bisa memberi manfaat bagi kebutuhan dapur pemiliknya.

Untuk menjamin kebutuhan pangan masyarakat ini, maka perlu dilakukan pola pemanfaatan lahan atau lingkungan. Maksudnya, jangan biarkan lahan yang ada menjadi kosong, tanamilah dengan hal-hal yang bermanfaat. Apa lagi masyarakat yang tinggal di kawasan pedesaan, rata-rata memiliki pekarangan luas.

Jika ini tercapai, maka kebutuhan untuk mendapatkan gizi yang ideal tidak lagi membutuhkan biaya besar. Sebab semua kebutuhan bisa di ambil dari pekarangan. Kalau butuh sayur, tinggal petik, butuh ikan juga tersedia di kolam, begitu juga kebutuhan daging dan telur, sebab mereka juga diberi pengetahuan cara beternak yang baik.

Program tersebut akan terus dikembangkan pada tahun-tahun selanjutnya. Ini tujuannya agar dengan memiliki sedikit biaya, masyarakat akan dapat memenuhi gizi keluarganya. Dalam kehidupannya sehari-hari, seperti halnya mau memasak, paling yang mereka beli hanya garam dan Ajinomoto. Sebab bumbu dan lauknya sudah tersedia di pekarangan.

Disebutkan, kebutuhan pangan adalah segala-galanya bagi manusia. Tidak saja untuk kesehatan, bagi pendidikan juga sangat perlu adanya kesediaan pangan yang cukup. Mana mungkin pendidikan yang tinggi akan bisa tercapai jika ketahanan pangan tidak terjamin, begitu juga hal lainnya. Pendidikan yang baik tidak akan tercapai jika masyarakatnya tidak sehat. Sebaliknya, mana mungkin masyarakat mengerti dengan kesehatan kalau pengetahuannya tidak ada.

Agar dua hal ini bisa berimbang, kuncinya berada pada ketahanan pangan masyarakat itu sendiri. Sebab tidak mungkin masyarakat bisa sehat dan belajar dengan baik jika kebutuhan pangannya tidak mencukupi atau tidak terpenuhi. (04

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2020 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube