Pessel Terus Meningkatkan Sosialisasi Ancaman Bahaya Virus Rabies
Painan, 4 April 2018--Sosialisasi terhadap ancaman gigitan anjing liar terus di tingkatkan di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Upaya itu dilakukan agar kewaspadaan dan kesadaran masyarakat semakin membaik, terutama kesadaran untuk tidak membiarkan hewan penyebar virus rabies tersebut berkeliaran bebas.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Pessel, Hazrita mengatakan kepada pesisirselatan.go.id Rabu (4/4) bahwa populasi anjing liar di daerah itu tergolong tinggi.
" Karena tinggi, sehingga ancaman terhadap bahaya penyebaran virus rabies perlu diwaspadai dengan cara meningkatkan sosialisasi kepada warga. Saya katakan demikian, sebab populasinya mencapai 16 ribu ekor. Ini tersebar di 15 kecamatan yang ada," katanya.
Lebih jauh dijelaskan bahwa berdasarkan kode etik kebinatangan, tindakan eliminasi sebagai mana dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya tidak lagi dibolehkan.
" Kondisi ini tentu akan membuat pengendalian peningkatan populasi sulit dilakukan. Sebab hewan penyebar virus rabies terutama anjing liar ini, musim kawinya dua kali dalam satu tahun, dengan jumlah anak setiap kali melahirkan bisa lebih dari 4 ekor," jelasnya.
Ditambahkan lagi bahwa rabies merupakan penyakit yang berbahaya. Sehingga bagi masyarakat yang menjadi korban gigitan diminta segera pergi ke dokter untuk mendapatkan pertolongan dini.
" Pasalnya anjing gila yang berasal dari anjing liar dengan populasinya yang telah mencapai 16 ribu ekor sebagai mana saat ini, dapat menularkan virus rabies. Dengan semakin digencarkanya sosialisasi terhadap bahaya gigitan anjing liar, serta juga melalui peningkatan kesadaran bagi masyarakat untuk memelihara dan memeriksakan anjing peliharaanya secara teratur, maka kasus gigitan anjing liar akan bisa diminimalisir," tutupnya berharap. (05)

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.