Headline News

header-int

Rapat Persiapan Data Indikator Sektor Utama Digelar.

Kamis, 27 Februari 2020, 23:09:27 WIB - 74 | Kontributor : Riva Endra, S.Kom
Rapat Persiapan Data Indikator Sektor Utama Digelar.

PESISIR SELATAN, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sumatra Barat mengelar rapat persiapan Data Indikator Sektor Utama tahun 2020 dengan Kepala Badan Perencanaan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kab/ Kota dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab/ Kota se Sumatra Barat.

Rapat dilakukan dalam rangka percepatan data perencanaan pembangunan daerah dan pemenuhan data Indikator Utama Pemerintah Daerah Prov Sumbar dengan Pemko dan Pemkab.

“Saya berharap dengan rapat ini, bersama-sama kita menguatkan peran dan fungsi penyelenggara sebagaimana yang diamanatkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintah Daerah,“ ucap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Prov. Sumbar melalui Kepala Sub Bidang Data Teddy Rahdianto saat membuka rapat persiapan Data Indikator Sektor Utama tahun 2020 di Lantai 1 Bappeda Prov. Sumbar, Padang, Kamis (27/02)

Teddy tak menampik bahwa selain penguatan peran dan fungsi penyelenggara masih ada faktor lain diluar itu yang akan dan sangat mempengaruhi tingkat pencapaian kinerja sebut saja faktor itu adalah mengenai koordinasi antar daerah prov dengan kab/ kota.

“Koordinasi antar daerah perlu ditingkatkan, dikatakan demikian karena sebanyak 134 elemen data indikator kinerja urusan yang harus dimiliki Bappeda Prov bersumber dari elemen data indikator kinerja urusan dari kab/ kota,” sebutnya.

Ditegaskanya, sehubungan surat Menteri Dalam Negeri Nomor : 046/303/Bangda tanggal 21 Januari 2020 yang ditujukan kepada Gubernur seluruh Indonesia perihal Percepatan Data Perencanaan Pembangunan Daerah dan Indikator Sektoral Utama harus dikelola dan diisi secara online kedalam menu data perencanaan pembangunan daerah pada Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).

“Bappeda Kab/ Kota harus mengisi Data Perencanaan Pembangunan Daerah dan Indikator Sektoral Utama pada aplikasi SIPD kab/kota bersama Walidata dan Produsen Data daerah setempat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pesisir Selatan Junaidi, S. Kom, ME pada kesempatan yang sama mengatakan data dan informasi perencanaan pembangunan daerah yang dikelola dalam data dan informasi perencanaan pembangunan daerah berbasis elektronik harus memenuhi prinsip satu data Indonesia sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Sedangkan substansi penataan kewenangan pemenuhan prinsip satu data Indonesia tentunya perlu dikemas secara komprehensif agar menjadi perhatian semua pihak mengenai pentingnya mewujudkan sistem tatanan Satu Data Indonesia digital dari daerah sampai ke pusat,” tutur kepala dinas asal Lengayang itu.

Junaidi menambahkan perlu artikulasi lebih lanjut terhadap substansi tersebut terutama penyematan standar, metadata, interobilitas dan kode referensi pada data yang dihasilkan Produsen Data oleh Pemerintah Pusat.

“Produsen data harus memiliki konsentrasi dalam melakukan pengkajian terhadap data yang dihasilkan,“tambahnya.

Ia juga berharap walidata dan produsen data sebagai alat penyelenggara satu data Indonesia perlu memperkuat diri dan terlibat aktif menyiakan data-data yang dibutuhkan.

“Kita semua harus turut andil dalam penguatan data perencanaan kedepan,” harapnya.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2020 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube