Headline News

header-int

Sekda Erizon : Nagari Tunda Tahapan Pilwana dan Lakukan Antisipasi Penyebaran Virus Covid-19

Rabu, 25 Maret 2020, 17:05:41 WIB - 7 | Kontributor : Riko Candra
Sekda Erizon : Nagari Tunda Tahapan Pilwana dan Lakukan Antisipasi Penyebaran Virus Covid-19

PESISIR SELATAN - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan memutuskan penundaan semua tahapan pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana). Keputusan penundaan ini berdasarkan hasil rapat evaluasi  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 bersama Camat yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda), Ir. Erizon, M.T.

"Memang benar kita lakukan penundaan tahapan pelaksanaan pemilihan wali nagari, namun penundaan tahapan ini tidak bukan berarti membatalkan tahapan yang sudah dilaksanakan sebelumnya," kata Erizon di Painan, Rabu (25/3).

Sebagaimana diketahui, sebanyak 19 nagari di Pesisir Selatan direncanakan melaksanakan Pilwana pada tanggal 20 April 2020 mendatang. Namun untuk antisipasi penyebaran virus corona tahapan Pilwana terpaksa ditunda.

Dalam rapat tersebut selain membahas tentang penundaan tahapan pemilihan wali nagari, juga diinstruksikan kepada seluruh Camat agar memerintahkan seluruh Wali Nagari untuk membentuk posko percepatan penanganan Covid-19 di wilayah kerjanya.

" Wali Nagari harus aktif melakukan berbagai upaya untuk pencegahan Covid-19 diantaranya  melakukan pengadaan alat semprot serta melakukan penyemprotan desinfektan secara rutin di nagari masing masing,"katanya.

Kepada Camat dan Wali Nagari agar terus memantau warga masyarakat yang baru datang dari daerah terjangkit Covid-19 dan berkoordinasi dengan Puskesmas setempat serta menyampaikan laporan kepada  Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan dalam kesempatan pertama.

"Saya minta kepada seluruh Camat dan Wali Nagari untuk memberikan pengertian kepada masyarakat agar segera melaporkan warganya yang baru pulang dari daerah yang terpapar wabah Covid-19 ini. Ini untuk kewaspadaan dan antisipasi kita semua," kata Sekda.

Lebih lanjut Sekda mengimbau masyarakat untuk secara suka rela melaporkan diri kepada pemerintah nagari atau Puskesmas setempat. Erizon mengatakan status ODP bukan berarti langsung divonis sebagai orang pengidap corona, namun sebagai pencegahan awal melalui pantauan selama 14 hari dengan mengurangi interaksi dengan orang sekitarnya.

"Terkait pembiayaan untuk kegiatan penanggulangan penyebaran virus corona, wali nagari dapat memanfaatkan dana penanggulangan bencana yang ada di nagari, apabila dana tersedia tidak memadai segera dilakukan revisi anggaran nagari," tutupnya. 09

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2020 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube