Headline News

header-int

Wali Nagari Koto Nan Duo IV Koto Hilie Dilantik

, 20 Januari 2010, 00:00:00 WIB - 777 | Kontributor :

Painan,Jan.

Upaya pemerintah daerah kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) dalam mengurangi angka kemiskinan bukan saja melalui pembangunan fisik dan peningkatan sarana infrastruktur semata. Namun upaya ini juga di lakukan melalui pemekaran nagari yang saat ini telah berjumlah 76 nagari dari 37 sebelumnya.

Melalui pemekaran nagari ini proses percepatan pembangunan akan lebih cepat di rasakan masyarakat, sebab dengan semakin banyaknya jumlah nagari, otomatis dana pembangunan yang di turunkan ke tingkat masyarakat akan semakin bertambah pula. Selain itu, juga akan mempermudah masyarakat mendapatkan proses pelayanan pada tingkat pemerintahan terendah.

Hal ini disampaikan Drs Nasrul Abit, saat pelantikan Hendrizal, wali nagari Koto Nan Duo IV Koto Hilie kecamatan Batang Kapas Selasa (19/1), yang termasuk salah satu nagari pekaran di kecamatan ini. "Karena nagari Koto Nan Duo IV Koto Hilie adalah nagari baru. Sehingga banyak hal yang perlu dilengkapi, agar proses pelayanan kepada masyarakat berjalan sebagaimana mestinya,"ujar Nasrul.

"Sebab, pemekaran nagari ini memang mempercepat proses pelayanan. Jika sebelumnya masyarakat jauh berurusan ke kantor walinagari, sekarang sudah dekat. Untuk itu jangan pula nagari sudah dimekarkan, pelayanan tidak berjalan cepat, tambah Nasrul.

Selain itu, bupati Pesisir Selatan Drs Nasrul Abit, juga mengingatkan ke pada wali nagari supaya dapat menjaga nama baik pemerintah. Jika terjadi persoalan di tingkat masyarakat ia harus bisa bersikap bijak dalam mencarikan solusinya. Selain itu, wali nagari jangan pula terlalu cepat melemparkan persoalan atau menyalahkan pemerintah, sebab wali nagari itu juga pemerintah, jelas bupati. "Dari itu, wali nagari harus memahami tugas pokok dan pungsinya selaku pihak penyelengara pemerintahan itu. Selain itu wali nagari juga memiliki kewajiban meningkatkan indek pembangunan manusia, seperti pendidikan, kesehatan dan ekonomi masyarakat," tambahnya.

Selanjutnya, dengan bertambahnya jumlah nagari di kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) dari 37 menjadi 76 berdasarkan pemekaran itu, maka angka kemiskinan di daerah ini semakin berkurang pula. Berdasarkan data terbaru yang di keluarkan BPS bulan ini, ternyata angka kemiskinan didaerah ini telah mengalami penurunan yang cukup membanggakan sejak empat tahun terakhir. Penurunan ini berkisar 18 persen, atau menjadi 24 persen dari 42 persen pada tahun 2007 lalu.

"Nah, dengan telah di mekarkanya nagari di daerah ini menjadi 76, maka harapan masyarakat agar penurunan angka kemiskinan ini akan mengalami peningkatan lagi pada ahun-tahun berikutnya. Sebab, memang sudah menjadi tekat bagi kita untuk keluar dari kemiskinan," tutupnya. *(05)

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2020 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube