PESISIR SELATAN – Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim meninjau langsung lokasi jembatan yang putus di Kampung Ngalau Gadang, Nagari Limau Gadang, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Sabtu (30/5/2026).
Dalam kunjungan itu, Risnaldi memastikan pembangunan jembatan tersebut akan segera dimulai pada Juni 2026.
Jembatan tersebut sebelumnya putus akibat bencana banjir dan longsor yang melanda kawasan itu pada akhir 2025 lalu.
Untuk sementara, warga memanfaatkan jembatan darurat yang terbuat dari kayu untuk menyeberang. Jembatan darurat tersebut menjadi satu-satunya akses penghubung yang digunakan masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Turut mendampingi Wakil Bupati dalam peninjauan itu Kepala Baznas Pesisir Selatan Yose Leonardo, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Fahresi Eka Siska, Camat Bayang, Camat Bayang Utara, pemerintah nagari beserta Bamus, niniak mamak, dan tokoh masyarakat setempat.
Di lokasi, Risnaldi menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan jembatan tersebut melalui APBD Kabupaten Pesisir Selatan.
“Kami berada di lokasi jembatan antara Limau-Limau dengan Ngalau Gadang. Inilah jembatan yang saat banjir dan longsor kemarin terban dan terputus. Insya Allah bulan Juni pekerjaan ini akan kita mulai,” ujar Risnaldi.
Ia menjelaskan, pembangunan jembatan ini menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena merupakan akses penting bagi masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari, mulai dari transportasi warga, kegiatan ekonomi, hingga akses pendidikan.
Menurut Risnaldi, Pemkab Pesisir Selatan berkomitmen mempercepat penanganan infrastruktur yang rusak akibat bencana agar dapat kembali dimanfaatkan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Pesisir Selatan Fahresi Eka Siska menyampaikan bahwa pekerjaan fisik direncanakan mulai berjalan pada pertengahan Juni 2026.
“Seperti yang disampaikan oleh Pak Wakil Bupati tadi, insya Allah pertengahan Juni kita akan segera memulai pekerjaan,” katanya.
Eka menambahkan, anggaran pembangunan jembatan tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Pesisir Selatan dengan nilai lebih dari Rp2 miliar.
“Perlu kami sampaikan kepada masyarakat, sumber anggarannya dari APBD Kabupaten Pesisir Selatan. Anggarannya Rp2 miliar lebih,” ungkapnya.
Ia juga meminta masyarakat untuk bersabar dan turut mendukung proses pengerjaan hingga tuntas. Sebab, menurutnya, dimulainya pekerjaan pada Juni nanti bukan berarti pembangunan langsung selesai dalam waktu singkat, melainkan akan melalui tahapan pelaksanaan sesuai perencanaan teknis.
“Jadi dimulai bukan berarti langsung selesai. Kepada masyarakat kami mohon bersabar dan mohon dukungannya demi suksesnya pekerjaan jembatan Ngalau Gadang ini sampai selesai dan nantinya bisa dimanfaatkan kembali oleh masyarakat,” tambah Eka.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.