PESISIR SELATAN — Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun 2026 kembali menjadi momentum penting bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan, nasionalisme, serta semangat menjaga kedaulatan negara di tengah berbagai tantangan zaman. Dengan mengusung tema “Jaga Kedaulatan Negara Demi Keselamatan Bangsa”, peringatan Harkitnas tahun ini tidak hanya dimaknai sebagai refleksi sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga menjadi pengingat bahwa tantangan mempertahankan kedaulatan kini hadir dalam berbagai bentuk, termasuk di ruang digital dan arus informasi publik.
Di era keterbukaan informasi saat ini, perkembangan teknologi komunikasi membawa dampak yang sangat besar terhadap kehidupan masyarakat. Informasi dapat menyebar dalam hitungan detik tanpa batas wilayah dan waktu. Kondisi tersebut memberikan manfaat besar dalam percepatan akses informasi, namun di sisi lain juga memunculkan ancaman berupa hoaks, disinformasi, ujaran kebencian, hingga provokasi yang dapat mengganggu persatuan dan stabilitas nasional.
Karena itu, semangat kebangkitan nasional di era modern tidak lagi hanya berbicara soal perjuangan fisik, tetapi juga perjuangan menjaga ruang informasi yang sehat, cerdas, dan bertanggung jawab. Informasi kini menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan bangsa dan kedaulatan negara.
Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) memiliki peran strategis dalam menghadirkan informasi yang benar, edukatif, serta mampu memperkuat optimisme masyarakat terhadap pembangunan bangsa. Melalui komunikasi publik yang baik, pemerintah dapat membangun kepercayaan masyarakat sekaligus menjadi garda terdepan dalam menangkal penyebaran informasi negatif yang berpotensi memecah belah bangsa.
Di Kabupaten Pesisir Selatan, upaya penguatan komunikasi publik terus dilakukan melalui berbagai kanal informasi pemerintah, media sosial, publikasi kegiatan, serta edukasi literasi digital kepada masyarakat. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas informasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Kabupaten Pesisir Selatan, Jordi L. Maulana, S.STP., mengatakan bahwa semangat Hari Kebangkitan Nasional harus dimaknai sebagai momentum memperkuat persatuan bangsa melalui informasi yang sehat dan bertanggung jawab.
Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat harus memiliki kemampuan memilah informasi yang benar agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang menyesatkan.
“Momentum Harkitnas 2026 menjadi pengingat bagi kita semua bahwa menjaga kedaulatan negara bukan hanya tugas aparat atau pemerintah semata, tetapi juga tanggung jawab seluruh masyarakat, termasuk dalam menjaga ruang informasi yang sehat dan kondusif,” ujar Jordi L. Maulana, S.STP., saat dihubungi, Kamis (21/5/2026).
Ia menjelaskan, tantangan bangsa saat ini semakin kompleks karena perkembangan teknologi informasi memungkinkan berbagai informasi menyebar dengan sangat cepat tanpa proses verifikasi yang jelas. Kondisi tersebut dinilai dapat menjadi ancaman apabila masyarakat tidak memiliki literasi digital yang baik.
“Hoaks, disinformasi, dan ujaran kebencian dapat memecah persatuan bangsa apabila tidak disikapi secara bijak. Karena itu, literasi digital dan komunikasi publik yang baik menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan bangsa dan kedaulatan negara,” tambahnya.
Jordi juga menegaskan bahwa Bidang IKP memiliki tanggung jawab dalam memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat, transparan, dan mudah diakses. Menurutnya, komunikasi publik bukan sekadar menyampaikan informasi pemerintah, tetapi juga membangun hubungan yang positif antara pemerintah dan masyarakat.
“Melalui komunikasi publik yang baik, kita ingin membangun kepercayaan masyarakat sekaligus menghadirkan informasi yang mampu memberikan edukasi, optimisme, dan semangat persatuan,” katanya.
Selain itu, ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadi bagian dari kebangkitan bangsa dengan menggunakan media sosial secara positif dan produktif. Menurutnya, generasi muda memiliki peran besar dalam menciptakan ruang digital yang sehat serta mendukung pembangunan bangsa melalui kreativitas dan inovasi.
“Generasi muda hari ini adalah bagian penting dari masa depan bangsa. Gunakan media sosial untuk hal-hal positif, sebarkan informasi yang bermanfaat, dan jadilah generasi yang mampu menjaga persatuan serta nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.
Semangat Hari Kebangkitan Nasional juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, media, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat. Media massa dan media digital dinilai memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang berimbang, edukatif, dan tidak provokatif.
Di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin pesat, semangat kebangkitan nasional harus terus dijaga melalui kerja sama dan kepedulian seluruh elemen bangsa. Kebangkitan bangsa bukan hanya tentang kemajuan ekonomi dan pembangunan fisik, tetapi juga tentang kemampuan menjaga persatuan, memperkuat karakter bangsa, serta menghadirkan ruang informasi yang mencerdaskan masyarakat.
Peringatan Harkitnas 2026 menjadi momentum refleksi bahwa perjuangan menjaga bangsa terus berlangsung dalam bentuk yang berbeda. Jika dahulu para pendiri bangsa berjuang melawan penjajahan fisik, maka generasi saat ini memiliki tanggung jawab menjaga bangsa dari ancaman perpecahan akibat informasi yang menyesatkan dan tidak bertanggung jawab.
Melalui semangat kebangkitan nasional, masyarakat diharapkan semakin sadar bahwa menjaga kedaulatan negara dapat dimulai dari hal sederhana, seperti bijak bermedia sosial, tidak mudah percaya informasi yang belum jelas kebenarannya, serta mendukung penyebaran informasi positif yang memperkuat persatuan bangsa.
Dengan semangat “Jaga Kedaulatan Negara Demi Keselamatan Bangsa”, Hari Kebangkitan Nasional 2026 diharapkan mampu menjadi pengingat bahwa kebangkitan bangsa dimulai dari kesadaran bersama untuk menjaga persatuan, memperkuat komunikasi publik, serta membangun ruang informasi yang sehat demi masa depan Indonesia yang lebih kuat dan berdaulat.
Harkitnas 2026: Kebangkitan Bangsa Dimulai dari Informasi yang Bertanggung Jawab
PESISIR SELATAN — Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun 2026 kembali menjadi momentum penting bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan, nasionalisme, serta semangat menjaga kedaulatan negara di tengah berbagai tantangan zaman. Dengan mengusung tema “Jaga Kedaulatan Negara Demi Keselamatan Bangsa”, peringatan Harkitnas tahun ini tidak hanya dimaknai sebagai refleksi sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga menjadi pengingat bahwa tantangan mempertahankan kedaulatan kini hadir dalam berbagai bentuk, termasuk di ruang digital dan arus informasi publik.
Di era keterbukaan informasi saat ini, perkembangan teknologi komunikasi membawa dampak yang sangat besar terhadap kehidupan masyarakat. Informasi dapat menyebar dalam hitungan detik tanpa batas wilayah dan waktu. Kondisi tersebut memberikan manfaat besar dalam percepatan akses informasi, namun di sisi lain juga memunculkan ancaman berupa hoaks, disinformasi, ujaran kebencian, hingga provokasi yang dapat mengganggu persatuan dan stabilitas nasional.
Karena itu, semangat kebangkitan nasional di era modern tidak lagi hanya berbicara soal perjuangan fisik, tetapi juga perjuangan menjaga ruang informasi yang sehat, cerdas, dan bertanggung jawab. Informasi kini menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan bangsa dan kedaulatan negara.
Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) memiliki peran strategis dalam menghadirkan informasi yang benar, edukatif, serta mampu memperkuat optimisme masyarakat terhadap pembangunan bangsa. Melalui komunikasi publik yang baik, pemerintah dapat membangun kepercayaan masyarakat sekaligus menjadi garda terdepan dalam menangkal penyebaran informasi negatif yang berpotensi memecah belah bangsa.
Di Kabupaten Pesisir Selatan, upaya penguatan komunikasi publik terus dilakukan melalui berbagai kanal informasi pemerintah, media sosial, publikasi kegiatan, serta edukasi literasi digital kepada masyarakat. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas informasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Kabupaten Pesisir Selatan, Jordi L. Maulana, S.STP., mengatakan bahwa semangat Hari Kebangkitan Nasional harus dimaknai sebagai momentum memperkuat persatuan bangsa melalui informasi yang sehat dan bertanggung jawab.
Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat harus memiliki kemampuan memilah informasi yang benar agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang menyesatkan.
“Momentum Harkitnas 2026 menjadi pengingat bagi kita semua bahwa menjaga kedaulatan negara bukan hanya tugas aparat atau pemerintah semata, tetapi juga tanggung jawab seluruh masyarakat, termasuk dalam menjaga ruang informasi yang sehat dan kondusif,” ujar Jordi L. Maulana, S.STP., saat dihubungi, Kamis (21/5/2026).
Ia menjelaskan, tantangan bangsa saat ini semakin kompleks karena perkembangan teknologi informasi memungkinkan berbagai informasi menyebar dengan sangat cepat tanpa proses verifikasi yang jelas. Kondisi tersebut dinilai dapat menjadi ancaman apabila masyarakat tidak memiliki literasi digital yang baik.
“Hoaks, disinformasi, dan ujaran kebencian dapat memecah persatuan bangsa apabila tidak disikapi secara bijak. Karena itu, literasi digital dan komunikasi publik yang baik menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan bangsa dan kedaulatan negara,” tambahnya.
Jordi juga menegaskan bahwa Bidang IKP memiliki tanggung jawab dalam memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat, transparan, dan mudah diakses. Menurutnya, komunikasi publik bukan sekadar menyampaikan informasi pemerintah, tetapi juga membangun hubungan yang positif antara pemerintah dan masyarakat.
“Melalui komunikasi publik yang baik, kita ingin membangun kepercayaan masyarakat sekaligus menghadirkan informasi yang mampu memberikan edukasi, optimisme, dan semangat persatuan,” katanya.
Selain itu, ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadi bagian dari kebangkitan bangsa dengan menggunakan media sosial secara positif dan produktif. Menurutnya, generasi muda memiliki peran besar dalam menciptakan ruang digital yang sehat serta mendukung pembangunan bangsa melalui kreativitas dan inovasi.
“Generasi muda hari ini adalah bagian penting dari masa depan bangsa. Gunakan media sosial untuk hal-hal positif, sebarkan informasi yang bermanfaat, dan jadilah generasi yang mampu menjaga persatuan serta nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.
Semangat Hari Kebangkitan Nasional juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, media, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat. Media massa dan media digital dinilai memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang berimbang, edukatif, dan tidak provokatif.
Di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin pesat, semangat kebangkitan nasional harus terus dijaga melalui kerja sama dan kepedulian seluruh elemen bangsa. Kebangkitan bangsa bukan hanya tentang kemajuan ekonomi dan pembangunan fisik, tetapi juga tentang kemampuan menjaga persatuan, memperkuat karakter bangsa, serta menghadirkan ruang informasi yang mencerdaskan masyarakat.
Peringatan Harkitnas 2026 menjadi momentum refleksi bahwa perjuangan menjaga bangsa terus berlangsung dalam bentuk yang berbeda. Jika dahulu para pendiri bangsa berjuang melawan penjajahan fisik, maka generasi saat ini memiliki tanggung jawab menjaga bangsa dari ancaman perpecahan akibat informasi yang menyesatkan dan tidak bertanggung jawab.
Melalui semangat kebangkitan nasional, masyarakat diharapkan semakin sadar bahwa menjaga kedaulatan negara dapat dimulai dari hal sederhana, seperti bijak bermedia sosial, tidak mudah percaya informasi yang belum jelas kebenarannya, serta mendukung penyebaran informasi positif yang memperkuat persatuan bangsa.
Dengan semangat “Jaga Kedaulatan Negara Demi Keselamatan Bangsa”, Hari Kebangkitan Nasional 2026 diharapkan mampu menjadi pengingat bahwa kebangkitan bangsa dimulai dari kesadaran bersama untuk menjaga persatuan, memperkuat komunikasi publik, serta membangun ruang informasi yang sehat demi masa depan Indonesia yang lebih kuat dan berdaulat.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.