Pesisir Selatan 18/2/2019--Ikan teri asal Pesisir telah menjadi andalan, sebab kualitas ikan teri Pessel cukup baik dan telah merambah pasar seluruh Sumbar jingga keluar Provinsi Sumbar seperti Jambi, Pekan Baru,hingga Pulau Jawa.
Afriman (34) nelayan Mandeh Kecamatan Koto XI Tarusan senin (18/2) mengungkapkan salah satu daerah penghasil ikan teri terbesar adalah Kecamatan Koto XI Tarusan sebab banyak kapal bagan yang beroperasi mencapai 100 unit. Dan kualitasnya juga sangat bagus .Bahkan ikan teri daerah ini menjadi cendera mata bagi wisatawan yang berkunjung ke Kawasan Mandeh .
Dijelaskannya harga ikan teri Pessel berkisar Rp 80 ibu hingga Rp 100 ribu.Ikan teri produksi asal Pessel umumnya direbus di tengah laut agar mutunya lebih baik, dan pengeringannya baru dilaksanakan daratan .Perajin ikan teri membeli ikan dari pemilik bagan di tengah laut.
Senada disampaikan seorang nelayan Ardison (43 ) warga Anau Cerocok Kecamatan Koto XI Tarusan mengungkapkan dirinya memiliki Bagan yang setiap harinya mencari ikan teri ketengah laut . Dan ikan teri yang didapatkannya itu langsung direbusnya ditengah laut untuk mendapatkan kualitas terbaik dari ikan teri . Baru setelah sampai didaratan dia menjemur hasil rebusan tersebut .
Bahkan dia juga ikut membeli ikan teri yang direbus di tengah laut bagan lainnya harga yang harus dikeluarkan setiap keranjang ilkan teri yang telah direbusnya berkisar Rp 60 ribu hingga Rp 70 ribu .Hasil tangkapan yang didapatkan tidak bisa dipastikan .
Diterangkannya jika ikan teri siap di rebus dibelinya dengan harga Rp 60 ribu/kgnya setelah dijemurnya hingga kering, Dibantu oleh istrinya Wati 40 selanjutnya ikan teri itu dipisahkan dari campuran ikan jenis lainnya seperti maco dan jenis lainnya baru setelah itu dikemas atau lama pengeringan memakan waktu 1 hari atau lebih tergantung cuaca.Jika hasil rebusan bisa kering satu hari makan kualitas akan semakin baik,jika tidak kualitas menurun dan harga yang didapatkan juga berkurang .
Nantinya ikan teri super ini dijual ke pada pengumpul yang berada di Padang dengan harga Rp 80 ribu per kilonya hingga Rp 100 ribu .Setiap harinya ikan teri produksinya akan diantarkan ke Padang .Ardison mengaku setiap harinya dia bisa mendapatkan keuntungan berkisar Rp 300 ribu hingga Rp 1 juta tergantung dengan produksi ikan teri dan hasil tangkapan nelayan.
"Jika cuaca tidak baik dan hasil tangkapan nelayan berkurang maka produksi ikan teri sedikit bahkan merugi karena kualitas menurun karena kurangnya terkena cahaya matahari," ujarnya
Plt Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pessel Hadi Susilo Senin (18/2) mengungkapkan sebagai daerah penghasil ikan teri terbesar Kharapan kedepannya bisa juga mengolah Ikan teri tersebut sebagai produk unggulan yang nantinya bisa juga dipasarkan untuk wisatawan yang berkunjung ke Kawasan Mandeh. Dimana ikan teri produksi Tarusan bisa dijadikan buah tangan atau oleh oleh bagi wisatawan .
"Ikan teri itu dikemas sedemikian rupa atau ikan teri itu dirobah menjadi penganan lainnya seperti ikan teri krispi, ikan teri balado atau ikan teri goreng dan lainnya bahkan pengolahan ikan teri dari mulai ditangkap nelayan , direbus dan pengeringan juga menjadi daya tarik wisatawan nantinya," ujarnya (07)

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.