Komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak-anak, kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Melalui kerja sama lintas sektor yang konsisten dan berkelanjutan, Kabupaten Pesisir Selatan berhasil meraih penghargaan sebagai Terbaik II di Provinsi Sumatera Barat atas keberhasilannya dalam melaksanakan Program Intervensi Imunisasi Anak Zero Dose (IZD), yakni program yang menyasar anak-anak yang belum pernah mendapatkan imunisasi dasar sama sekali.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan pada puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 yang digelar di Hotel Claro Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan berskala nasional itu diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Pusat sebagai bentuk apresiasi terhadap daerah-daerah yang menunjukkan komitmen tinggi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Prestasi yang diraih Kabupaten Pesisir Selatan menjadi bukti nyata bahwa upaya pemerintah daerah dalam memperkuat cakupan imunisasi dasar bagi anak-anak telah berjalan dengan baik. Keberhasilan tersebut tidak hanya dinilai dari meningkatnya jumlah anak yang memperoleh imunisasi, tetapi juga dari strategi yang diterapkan dalam menjangkau anak-anak yang selama ini belum pernah mendapatkan layanan imunisasi dasar atau dikenal sebagai anak Zero Dose.
Program Intervensi Imunisasi Anak Zero Dose merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam mencegah munculnya berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). Melalui program ini, pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan melakukan pendataan, penelusuran, edukasi kepada masyarakat, hingga pelayanan imunisasi secara langsung kepada anak-anak yang belum tersentuh layanan kesehatan.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesisir Selatan, Ny. Lisda Hendrajoni, yang hadir bersama Ny. Oktarina Risnaldi selaku Ibu Wakil Bupati Pesisir Selatan, Ny. Feron Siska Zainal selaku Ibu Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pesisir Selatan Agustina Rahmadani, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Erna Juita, serta Wasor Imunisasi Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Pesisir Selatan.
Kehadiran jajaran pemerintah daerah, TP PKK, dan unsur Dinas Kesehatan tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader PKK, serta masyarakat dalam mendukung program imunisasi di Kabupaten Pesisir Selatan. Kolaborasi lintas sektor itu menjadi salah satu faktor utama yang mengantarkan daerah berjuluk Negeri Sejuta Pesona tersebut meraih penghargaan tingkat provinsi.
Dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Kabupaten Pesisir Selatan, Ny. Lisda Hendrajoni, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang selama ini memiliki kepedulian terhadap kesehatan anak-anak di Kabupaten Pesisir Selatan.
"Alhamdulillahirabbil'alamin, penghargaan Terbaik II di Sumatera Barat ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus bukti bahwa kerja sama dan kepedulian seluruh elemen masyarakat mampu menghasilkan sesuatu yang membanggakan. Atas nama Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesisir Selatan, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam menyukseskan program ini," ujar Ny. Lisda Hendrajoni.
Ia memberikan apresiasi khusus kepada Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Pesisir Selatan, tenaga kesehatan di seluruh puskesmas, bidan desa, kader Posyandu, kader PKK, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, hingga seluruh organisasi perangkat daerah yang telah mendukung pelaksanaan program imunisasi di lapangan.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari semangat para petugas yang secara aktif mendatangi masyarakat, melakukan pendataan dari rumah ke rumah, memberikan edukasi kepada orang tua, hingga memastikan setiap anak memperoleh haknya untuk mendapatkan imunisasi dasar lengkap.
"Terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan, kader PKK, kader Posyandu, pemerintah nagari, pemerintah kecamatan, serta seluruh OPD yang telah bekerja tanpa mengenal lelah. Penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah daerah, tetapi juga milik seluruh masyarakat Pesisir Selatan yang telah mendukung pentingnya imunisasi demi masa depan anak-anak kita," tambahnya.
Ny. Lisda Hendrajoni menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan menjadi tujuan akhir dari pelaksanaan program, melainkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi bayi dan balita yang masih membutuhkan perlindungan melalui imunisasi.
Ia mengatakan masih terdapat tantangan yang harus dihadapi, terutama dalam menjangkau masyarakat yang berada di wilayah terpencil maupun memberikan pemahaman kepada orang tua mengenai pentingnya imunisasi sebagai langkah pencegahan berbagai penyakit berbahaya.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, lanjutnya, akan terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader PKK, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat agar tidak ada lagi anak yang terlewat dari layanan imunisasi dasar.
Keberhasilan Kabupaten Pesisir Selatan juga tidak terlepas dari berbagai inovasi yang dilakukan Dinas Kesehatan PPKB dalam memperluas cakupan imunisasi. Selain memperkuat koordinasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah daerah juga memanfaatkan peran aktif kader kesehatan dan pemerintah nagari untuk mempercepat pendataan anak-anak yang belum memperoleh imunisasi.
Pendekatan persuasif kepada keluarga, penyuluhan secara berkelanjutan, serta pelayanan imunisasi hingga ke daerah terpencil menjadi strategi yang terbukti efektif dalam meningkatkan cakupan imunisasi di Kabupaten Pesisir Selatan.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pesisir Selatan, Agustina Rahmadani, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil dari kerja keras seluruh tenaga kesehatan yang selama ini terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan imunisasi dan memastikan setiap anak di Kabupaten Pesisir Selatan memperoleh haknya atas pelayanan kesehatan yang berkualitas. Kami akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak agar target eliminasi anak Zero Dose dapat tercapai secara optimal," ujarnya.
Menurut Agustina, imunisasi merupakan investasi kesehatan jangka panjang yang sangat penting dalam melindungi anak-anak dari berbagai penyakit berbahaya yang sebenarnya dapat dicegah melalui pemberian vaksin sesuai jadwal.
Dengan semakin tingginya cakupan imunisasi, diharapkan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi dapat terus ditekan, sehingga kualitas kesehatan masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan semakin meningkat.
Prestasi yang diraih Kabupaten Pesisir Selatan sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, TP PKK, kader Posyandu, pemerintah nagari, dan masyarakat mampu menghasilkan dampak nyata bagi pembangunan kesehatan. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berkomitmen untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut melalui berbagai program promotif dan preventif yang berorientasi pada perlindungan kesehatan ibu dan anak.
Dengan penghargaan Terbaik II Sumatera Barat dalam penanganan anak Zero Dose, Kabupaten Pesisir Selatan semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu daerah yang berhasil menghadirkan pelayanan kesehatan yang inklusif, merata, dan berorientasi pada masa depan generasi yang sehat, cerdas, serta berkualitas. Prestasi ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus berinovasi dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi seluruh masyarakat.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.