Pesisir Selatan 14/1/2019 --Pemerintah Kabupaten Pessel telah menjadikan pariwisata sebagai prioritas pembangunan dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kawasan Mandeh menjadi harapan penunjang ekonomi kedepannya . Untuk itulah dukungan semua pihak dibutuhkan agar rencana tersebut bisa terlaksana.
Hal ini disampaikan Bupati Pessel Hendrajoni Jumat (11/1)di Painan, menurutnya upaya mewujudkan KEK di Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh mendapat dukungan dari pejabat pusat dan mereka akan ikut campur mewujudkannya.
Dan bentuk dukungan dari Pemkab Pessel selain memfasilitasi pembebasan lahan juga direncanakan membangun jalan ke lokasi sepanjang empat kilometer dengan lebar jalan mencapai 20 meter.Pembukaan awal ini bertujuan agar pembangunan kedepannya bisa berjalan lancar.
"Khusus mengenai analisis mengenai dampak lingkungan atau amdal KEK Mandeh akan dituntaskan pejabat Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman," katanya
Sementara, khusus mengenai rencana induk pedoman pembangunan dan pengembangan tempat akan dituntaskan oleh pejabat Kementerian Pariwisata. Setelah semua selesai selanjutnya akan dilaporkan ke presiden, jika semuanya dirasa cukup maka peraturan presiden mengenai KEK akan diterbitkan.
"Mudah-mudahan dengan adanya campur tangan pejabat pusat KEK Mandeh segera terwujud," ujarnya .
Hendrajoni menambahkan mendorong percepatannya pemerintah kabupaten tidak hanya menjadi penonton namun akan berupaya maksimal mewujudkan pembebasan tanah di lokasi.Dan pihaknya juga terus mempromosikan kawasan KEK ke investor baik dalam maupun luar negeri dengan harapan ketika semuanya selesai langsung ada pihak ketiga yang akan mengelolanya.
Perihal pengembangan Kawasan Mandeh, sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menyebutkan pihaknya telah menyelesaikan pembangunan jalan sepanjang 41,08 Km di lokasi."Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan wisata Mandeh yang dikenal dengan pulau-pulaunya yang eksotis dan wisata baharinya," kata dia.
Seperti diketahui Rencana Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bukik Ameh Kawasan Bahari Mandeh sudah memasuki tahap konsultasi publik analisis dampak lingkungan (Amdal). Analisis publik ini dilakukan untuk rencana kedepan konsep pengembangan Kawasan Mandeh . Seperti apa nantinya KEK yang nantinya akan di Kembangkan di Bukit Ameh Mandeh, apakah sesuai dengan harapan dan keinginan masyarakat dan bisa membawa dampak secara keseluruhan .
Direncanakan dalam pengembangan Kawasan KEK Kawasan Mandeh akan dibangun beberapa sarana pendukung pariwisata seperti Hotel,resort,cafe, pertokoan, fasilitas umum,dermaga, areal pakir perahu dan fasilitas lainnya.
Nantinya dalam proses pembangunan akan ada dampak positif dan dampak negatif yang ditimbulkan. Diantara dampak positif adalah ke tersedia nya lapangan kerja dan peluang usaha serta peningkatan ekonomi lokal /regional . Sedangkan dampak negatifnya adalah kerusakan lingkungan ,kemacetan ,menurutnya fungsi sumber daya alam dan lainnya. (07)

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.