PESISIR SELATAN – Wakil Bupati Pesisir Selatan, Dr. H. Risnaldi Ibrahim, S.Ag., M.M., M.H., menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah nagari. Karena itu, sinergi seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat untuk memastikan setiap anak memperoleh hak atas pendidikan yang layak.
Penegasan tersebut disampaikan Risnaldi Ibrahim saat membuka secara resmi Rapat Koordinasi Penjabat (Pj) Wali Nagari se-Kabupaten Pesisir Selatan yang diikuti sebanyak 120 Pj Wali Nagari. Kegiatan tersebut juga menghadirkan Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan sebagai narasumber.
Dalam arahannya, Wakil Bupati mengajak seluruh Pj Wali Nagari berperan aktif mendukung program-program strategis pemerintah daerah, khususnya di sektor pendidikan. Menurutnya, kemajuan daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dibangun sejak dini.
Risnaldi menekankan bahwa pemerintah nagari memiliki posisi strategis dalam mengidentifikasi berbagai persoalan pendidikan di wilayah masing-masing, termasuk mendorong anak-anak yang putus sekolah agar kembali memperoleh layanan pendidikan.
Sementara itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan memaparkan materi bertajuk "Peran Pj Wali Nagari dalam Mendukung Peningkatan Mutu Pendidikan, Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS), serta Implementasi Program Nagari Pandai."
Melalui materi tersebut, pemerintah nagari diajak memperkuat kolaborasi dalam mendukung program prioritas daerah.
Dalam paparannya, Dinas Pendidikan mengungkapkan bahwa Kabupaten Pesisir Selatan saat ini masih memiliki 4.961 Anak Tidak Sekolah (ATS). Jumlah tersebut terdiri atas 1.949 anak putus sekolah (DO), 1.101 anak lulus tidak melanjutkan (LTM), dan 1.911 anak belum pernah bersekolah (BPB).
Data tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan. Oleh sebab itu, keterlibatan aktif pemerintah nagari dinilai menjadi faktor penting dalam menekan angka ATS sekaligus meningkatkan akses pendidikan di seluruh wilayah.
Program Nagari Pandai menjadi salah satu strategi yang terus didorong pemerintah daerah untuk memperluas akses pendidikan, meningkatkan mutu pembelajaran, serta membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing.
Melalui rapat koordinasi ini diharapkan terbangun komitmen bersama antara pemerintah daerah, pemerintah nagari, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan program pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim optimistis, dengan sinergi yang kuat antara pemerintah kabupaten dan pemerintah nagari, target peningkatan mutu pendidikan serta penurunan angka Anak Tidak Sekolah di Pesisir Selatan dapat tercapai, sehingga mampu melahirkan generasi penerus yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.