Headline News

header-int

Temui Kemendikdasmen, Bupati Hendrajoni Perjuangkan Program Pendidikan Rp198,86 Miliar

Kamis, 09 Juli 2026, 19:57:16 WIB - 114 | Kontributor : Novira Taufiq
Temui Kemendikdasmen, Bupati Hendrajoni Perjuangkan Program Pendidikan Rp198,86 Miliar

PESISIR SELATAN – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terus mengintensifkan upaya meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan sinergi dengan pemerintah pusat. Komitmen tersebut diwujudkan dengan audiensi Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni bersama Sekretaris Daerah Zainal Arifin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Salim Muhaimin, serta jajaran terkait dengan Sekretaris Jenderal Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, Pendidikan Formal, dan Pendidikan Nonformal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Dr. Eko Susanto, S.E., M.Si., di Gedung E Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis (9/7/2026).

 

Audiensi yang difasilitasi Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPM) Sumatera Barat, Dr. Khairullah, S.Pd., M.Pd., tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan untuk menyampaikan berbagai kebutuhan strategis dalam rangka mempercepat pemerataan layanan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran di daerah.

 

Dalam pertemuan itu, Bupati Hendrajoni mengajukan enam agenda prioritas, yakni penambahan kuota Program Revitalisasi Sekolah, pelaksanaan Program Sekolah Nasional Integrasi, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan coding dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence), bantuan Papan Interaktif Digital (PID), penguatan tata kelola Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang transparan dan akuntabel, serta dukungan terhadap penggajian guru PPPK dan PPPK Paruh Waktu.

 

Selain program tersebut, pemerintah daerah juga mengusulkan revitalisasi fasilitas pendidikan dengan nilai mencapai Rp198,86 miliar. Usulan itu meliputi rehabilitasi ruang belajar, pembangunan perpustakaan, laboratorium, ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), toilet sekolah, hingga pengadaan mobiler sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang lebih representatif.

 

Pada jenjang pendidikan anak usia dini, Pemkab Pesisir Selatan turut mengusulkan pembangunan 38 unit PAUD baru yang akan dibangun di 38 nagari. Di sisi lain, untuk mendukung digitalisasi pendidikan, pemerintah daerah juga mengajukan bantuan Papan Interaktif Digital (PID) bagi 684 sekolah, masing-masing sebanyak dua unit, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih interaktif dan mengikuti perkembangan teknologi.

 

Dalam kesempatan tersebut, Hendrajoni juga menyampaikan apresiasi kepada Kemendikdasmen atas dukungan yang telah diberikan kepada Kabupaten Pesisir Selatan sepanjang tahun 2026. Dukungan tersebut di antaranya berupa Program Revitalisasi bagi 39 sekolah dengan nilai sekitar Rp27,5 miliar, serta bantuan 684 unit Papan Interaktif Digital berukuran 75 inci yang mulai dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah di Pesisir Selatan.

 

Menurut Hendrajoni, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan daya saing daerah pada masa mendatang. Karena itu, pemerintah daerah memilih untuk aktif membangun komunikasi dan memperjuangkan kebutuhan pendidikan langsung kepada pemerintah pusat.

 

"Kami tidak ingin hanya menunggu. Pemerintah daerah harus aktif menjemput peluang dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat ke pemerintah pusat. Pendidikan adalah investasi terbesar untuk melahirkan generasi Pesisir Selatan yang cerdas, berkarakter, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global," ujarnya.

 

Ia menambahkan, transformasi dunia pendidikan harus berjalan seiring dengan perkembangan teknologi. Peningkatan kompetensi guru dan penyediaan sarana pembelajaran berbasis digital dinilai menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda.

 

"Kami ingin seluruh sekolah, termasuk yang berada di daerah terpencil, memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati fasilitas pendidikan modern. Guru-guru juga harus dibekali kemampuan di bidang coding dan kecerdasan buatan agar mampu mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan masa depan," katanya.

 

Hendrajoni berharap seluruh usulan yang telah disampaikan dapat direalisasikan secara bertahap sehingga mampu mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di Kabupaten Pesisir Selatan.

"Alhamdulillah, tahun ini Pesisir Selatan telah memperoleh bantuan revitalisasi untuk 39 sekolah dan 684 unit papan interaktif digital. Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas dukungan tersebut. Namun, kebutuhan di lapangan masih cukup besar. Karena itu kami berharap usulan revitalisasi senilai Rp198,86 miliar, pembangunan 38 PAUD baru, serta berbagai program prioritas lainnya dapat direalisasikan secara bertahap demi mewujudkan pendidikan yang semakin berkualitas dan berdaya saing," tuturnya.

 

Ia menegaskan bahwa kemajuan pendidikan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.

 

"Kolaborasi adalah kunci. Ketika pendidikan semakin maju, kualitas sumber daya manusia juga akan meningkat. Itulah fondasi utama untuk mewujudkan Pesisir Selatan yang maju, tumbuh, dan berkelanjutan," pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube