PESISIR SELATAN – Rangkaian agenda peningkatan kapasitas kepemimpinan dan orientasi tugas bagi ratusan pimpinan pemerintahan tingkat tapak asal Kabupaten Pesisir Selatan resmi berakhir. Bupati Pesisir Selatan diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Pesisir Selatan, Zainal Arifin, menghadiri sekaligus menutup secara resmi acara Retret Wali Nagari se-Kabupaten Pesisir Selatan yang dipusatkan di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Wilayah Sumatera Barat, Baso, Kabupaten Agam, Senin (22/6/2026).
Acara penutupan yang berlangsung khidmat di kompleks lembaga pendidikan pamong praja tersebut menjadi titik balik bagi 86 Wali Nagari untuk kembali ke wilayah masing-masing dengan membawa bekal strategi tata kelola pemerintahan yang lebih bersih, inovatif, dan akuntabel setelah digembleng selama enam hari sejak Rabu (17/6) lalu.
Saat membacakan sambutan tertulis Bupati Pesisir Selatan, H. Hendrajoni, S.H., M.H., Sekda Zainal Arifin menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kedisiplinan, ketangguhan, dan keseriusan seluruh Wali Nagari dalam mengikuti setiap materi orientasi, kepemimpinan, dan kesamaptaan selama masa retret berlangsung.
Sekda menegaskan bahwa Wali Nagari adalah ujung tombak sekaligus wajah terdepan dari pelayanan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, keselarasan visi sangat mutlak diperlukan demi percepatan pembangunan daerah.
"Mewakili Bapak Bupati Hendrajoni, kami mengingatkan bahwa esensi dari retret di kampus pamong IPDN Baso ini adalah penyelarasan gerak dan visi. Sekembalinya dari kegiatan ini, tidak boleh ada lagi program nagari yang berjalan sendiri tanpa arah. Seluruh kebijakan pembangunan, pengalokasian Alokasi Dana Nagari (ADN) maupun Dana Desa (DD) harus sinkron dan tegak lurus dengan visi-misi pembangunan daerah," tegas Sekda Zainal Arifin.
Guna memastikan luaran (output) retret ini berdampak langsung bagi masyarakat, Sekda Zainal Arifin membeberkan tiga instruksi taktis yang wajib segera dieksekusi oleh seluruh Wali Nagari di wilayah kerja masing-masing.
Pertama mengonversikan ilmu tata kelola birokrasi digital agar pelayanan administrasi masyarakat di kantor nagari berjalan lebih cepat, transparan, akuntabel, dan bebas pungli.
Kedua Wali Nagari didorong melahirkan terobosan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal guna mendongkrak pendapatan asli nagari dan kemandirian ekonomi warga.
Ketiga Menjaga stabilitas, ketenteraman, serta mengintensifkan koordinasi bersama jajaran Forkopimca (Camat, Kapolsek, dan Danramil) di wilayah masing-masing.
Di akhir arahannya, Sekda Zainal Arifin juga mengingatkan agar para Wali Nagari selalu berhati-hati, cermat, dan taat asas dalam pengelolaan keuangan nagari. Setiap rupiah yang diamanahkan negara harus dipertanggungjawabkan secara hukum dan kemanfaatannya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berharap, melalui momentum retret bertempat di IPDN Baso ini, akan lahir tata kelola pemerintahan nagari yang bersih, lincah, inovatif, dan berwibawa demi mempercepat perwujudan Kabupaten Pesisir Selatan yang maju, religius, dan sejahtera di Bumi Sejuta Pesona.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.