Painan, 11 Mai 2018--Petugas Kesehatan hewan (Keswan) pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), pantau kesehatan sapi potong. Upaya itu dilakukan agar kesehatan sapi potong yang akan dikonsumsi memasuki bulan suci Ramadhan benar-benar aman dan terjamin dari berbagai penyakit berbahaya.
Pemantauan sapi potong itu, dilakukan oleh 21 petugas kesehatan hewan di 15 kecamatan yang ada, termasuk juga pada pos-pos distribusi batas daerah, seperti di Siguntur Kecamatan Koto XI tarusan, Silaut dan Janke Ayam di Kecamatan Ranah Ampek Hulu.
Kepala Disnakeswan Pessel, Hazrita mengatakan kepada pesisirselatan.go.id Jumat (11/4) bahwa untuk memberikan jaminan terhadap kesehatan hewan terutama ternak sapi yang akan dipotong, sebanyak 21 petugas Keswan disiagakan.
Mereka itu melakukan pengawasan terhadap hewan ternak yang akan dipotong memasuki bulan suci Ramadhan, baik untuk kebutuhan lokal, maupun yang akan dikirim ke luar daerah.
" Kita dari Disnakeswan Pessel akan berupaya maksimal memberikan jaminan kepada masyarakat kalau hewan ternak yang dipotong untuk dikonsumsi memasuki bulan suci Ramadhan 1439 Hijriah tahun 2018 ini, benar-benar sehat. Untuk mencapai hal itu, sehingga 21 petugas kesehatan hewan diturunkan melakukan pemantauan. Itu sudah dilakukan sejak satu pekan terakhir di semua kecamatan hingga ke tingkat nagari di daerah ini," katanya.
Disampaikanya bahwa sebagai daerah sentra daging sapi di Sumbar, Pessel juga melakukan pemasokan kebutuhan sapi potong bagi beberapa daerah lainya di Sumbar, bahkan juga sampai ke provinsi tetangga seperti Jambi, Bengkulu dan Provinsi Riau.
" Memamsuki bulan Ramadhan 1439 Hijriah tahun 2018 ini, ditaksir harga daging sapi di daerah ini pada kisaran Rp 125 ribu per kilogram," ungkapnya.
Lebih jauh dijelaskan bahwa memasuki bulan Ramadhan diperkirakan kebutuhan sapi potong untuk konsumsi dalam daerah pada kisaran 2-3 ribu ekor.
" Kebutuhan tersebut biasanya akan tinggi setiap memasuki hari Raya Idul Adha, sebab bisa mencapai 7 ribu ekor sebagai mana sebelumnya," jelas Hazrita lagi.
Dijelaskan lagi bahwa saat ini populasi sapi di daerah itu terdata sebanyak 86.500 ekor. Dari jumlah itu yang merupakan sapi asli pasisie sebanyak 65 persen. Sisanya adalah sapi simental, brahman, sapi bali dan sapi hasil perkawinan silang. (05)

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.