Headline News

header-int

Destinasi Jembatan Akar Pessel Jadi Nominator API 2018, Lisda Hendrajoni Ajak Masyarakat Berikan Dukungan

Senin, 28 Mei 2018, 12:42:27 WIB - 664 | Kontributor : Kiki Julnasri Priatama
Destinasi Jembatan Akar Pessel Jadi Nominator API 2018, Lisda Hendrajoni Ajak Masyarakat Berikan Dukungan

PESSEL-- Ketua TP-PKK Pesisir Selatan, Lisda Hendrajoni mengaku bangga dengan populernya pengembangan periwisata di daerah tersebut. Sebab, setelah KWBT Mandeh terpilih sebagai Surga Tersembunyi Terpopuler API 2017, tahun 2018 kembali Jembatan Akar di Kecamatan Bayang Utara masuk nominator kategori kawasan terunik atau Objek Wisata Unik Terpopuler (Most Popular Unique Tourism Spot) API 2018.

Momen dua tahun beturut-turut ini, tampak menjadi ajang promosi yang baik untuk Pesisir Selatan dalam memopulerkan kawasan wisata yang ada di daerah tersebut. Ketua TP-PKK Pessel, Lisda Rawdha Hendrajoni mengajak masyarakat Pesisir Selatan untuk ikut berpatisipasi dalam mendukung Jembatan Akar masuk jadi pemenang nominasi pada API 2018.

"Saatnya kita berjuang lagi, kita imbau masyarakat Sumbar khususnya Pessel bisa memberikan dukungan terbaik untuk memenangkan Jembatan Akar jadi pemenang API kawasan unik terpopuler 2018," sebut Lisda Hendrajoni, Senin 28 Mei 2018.

Dia menjelaskan, untuk memenangkan Jembatan Akar masuk jadi pemenang dalam nominasi API 2018 harus butuh dukungan bersama masyarakat. Sebab, dengan melejitnya kepopuleran wisata di Pessel akan menjadi nilai jual tersendiri untuk memaju pariwisata di daetah itu.

"Intinya kita harus berjuang bersama seperti saat memperjuangkan Mandeh dalam ajang Surga Tersembunyi Terpopuler API 2017. Kalau kita ada gelar juara, akan enak buat promosi karena memang ada pengakuan, bahwa Pessel indah," jelasnya.

Sebelumnya, pengumuman salah satu destinasi wisata di daerah kembali masuk kategori nominasi Ajang Anugrah Pesona Indonesia (API) langsung diterima dari Kementerian Pariwisata pusat. Dikatakan objek wisata Jembatan Akar di Pessel yang terletak di Nagari Puluik Puluik, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara masuk nominasi wisata Unik Terpopuler API 2018.

"Kita menerima langsung surat dari Kementrian Pariwisata, dan mereka memberitahu kalau Jembatan Akar masuk dalam nominasi API 2018. Kebangaan kita itu, salah satunya sebagai kategori kawasan wisata terunik," sebut Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Mawardi Roska pada KLIKPOSITIF.

Tidak berbeda dengan cara pemilihan API tahun sebelumnya, kali ini untuk memenangkan objek wisata Jembatan Akar jadi nominasi pemenang API 2018 cukul dengan cara ketik API(spasi) 16E melaui SMS  kirim ke 99386 atau melalui aplikasi API yang di downlood melalui Play Store. Dan dukungan dalam ajang ini dimulai pada 1 Juni mendatang sampai 31 Oktober 2018. 

Selain Jembatan Akar, di Indonesia ada 7 Kawasan di Sumbar yang juga masuk nominasi kategori wisata Unik Terpopuler API 2018, diantaranya seperti Makanan Tradisional Terpopuler Kue Pare Pasaman, Minuman Tradisional Terpopuler Aia Aka Bukittingi.

Setelah itu, kawasan Dataran Tinggi Terpopuler Lawang Park Agam, Atraksi Budaya Terpopuler Pacu Jawi Tanah Datar, Kampung Adat Terpopuler Balai Kaliki Payakumbuh, dan Situs Sejarah Terpopuler Rumah Gadang Solok Selatan.

Sekilas

Jika datang ke Kabupaten Pesisir Selatan, pengujung bisa menyinggahi kawasan wisata ini dari persimpangan kecamatan Bayang menuju Kenagarian Puluik-puluik, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara dengan jarak sekitar 10 km.

Dari persimpangan Bayang menuju ke lokasi Jembatan Akar ini persis berada di jalan Nasional lintas Sumatera bagian Barat yang menghubungkan Padang ke Painan, Muko-Muko dan Bengkulu. Sedikit memakan waktu,  pengunjung bisa menuju lokasi ini  menggunakan kendaraan sepeda motor maupun kendaraan roda empat dengan lama perjalanan sekitar 30 menit.

Menurut cerita masyarakat setempat Jembatan Akar ini tercipta sebumnya karena ada seorang ulama besar bernama Pakia Sokan yang berniat menyatuhkan dua kampung masyarakat di Kenagarian Puluik-puluik yang terpisahkan oleh aliran sungai Batang Bayang.

Hingga karena dua nagari tersebut, untuk menyatuhkan aksesnya mencoba membuat lintaskan dengan menggunakan akar pohon-pohon besar yang ada disekitar sungai. Tepatnya, antara Kampung Puluik-puluik dengan Kampung Lubuk Silau Batang Bayang.

Jembatan ini diperkirakan, dirajut menjadi satu dari gabungan akar pohon Beringin sejak tahun 1890 hingga dapat digunakan pada tahun 1916. Dari kisah masyarakat  jembatan akar tersebut proses merajut akar hingga menjadi jembatan utuh memakan waktu hingga 26 tahun. (08)

 

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube