PESISIR SELATAN – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) melaksanakan Pertemuan Evaluasi Pelaksanaan Skrining Bayi Baru Lahir di Fasilitas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2026, Jumat (21/8/2026), di Hannah Hotel Painan.
Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bayi baru lahir, khususnya dalam memastikan pelaksanaan skrining di fasilitas kesehatan berjalan sesuai standar. Evaluasi ini sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan tenaga kesehatan dalam pelaksanaan skrining bayi baru lahir.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinkes PPKB Kabupaten Pesisir Selatan yang pada kesempatan tersebut diwakili Kepala Bidang Kesehatan, drg. H. Ardiandes. Pertemuan diikuti tenaga kesehatan dan pihak terkait yang memiliki peran dalam pelayanan kesehatan bayi baru lahir di Kabupaten Pesisir Selatan.
Rangkaian kegiatan dipandu Ulfa Golnarshih, A.Md.Keb., selaku Pengelola Program Kespro pada Tim Kerja Kesehatan Keluarga. Selanjutnya, laporan panitia disampaikan Yulia Shinta Dewi, A.Md.Keb., selaku Pengelola Program Anak pada Tim Kerja Kesehatan Keluarga.
Memasuki agenda utama, peserta mendapatkan materi Evaluasi Pelaksanaan Skrining Bayi Baru Lahir yang disampaikan Asliwiarti, SKM., M.Biomed., selaku Ahli Madya Bidang Kesehatan Masyarakat. Materi tersebut menjadi bagian penting dalam mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperkuat di lapangan.
Materi kemudian dilanjutkan oleh Putri Ismalya Yulinda, SKM., dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat selaku Penanggung Jawab Program Skrining Bayi Baru Lahir Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat. Penyampaian materi diarahkan untuk memperkuat pemahaman peserta terkait pelaksanaan skrining bayi baru lahir secara tepat dan sesuai ketentuan.
Pertemuan dilaksanakan secara tatap muka melalui penyampaian materi, simulasi dan praktik skrining bayi baru lahir, diskusi interaktif, serta penyusunan rencana tindak lanjut (RTL). Metode tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan peserta, tetapi juga memperkuat keterampilan dalam memberikan pelayanan skrining kepada bayi baru lahir.
Sebanyak 60 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari perwakilan PONED/PONEK, bidan desa, klinik/BPM, serta Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di Kabupaten Pesisir Selatan.
Melalui evaluasi ini, Dinkes PPKB Pesisir Selatan mendorong agar pelaksanaan skrining bayi baru lahir di seluruh fasilitas kesehatan semakin optimal. Penguatan kompetensi tenaga kesehatan diharapkan dapat mendukung deteksi dini dan penanganan yang tepat sehingga pelayanan kesehatan bayi baru lahir di Kabupaten Pesisir Selatan sema
kin berkualitas.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.