Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pesisir Selatan memperkenalkan SiMas, sistem pelayanan organisasi kemasyarakatan (ormas) secara daring. Sistem ini disosialisasikan dalam pertemuan dan pembinaan ormas se-Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (19/10/2026).
SiMas disiapkan untuk mendukung pendaftaran, pemutakhiran data, penyampaian informasi, dan pelaporan kegiatan ormas. Berdasarkan data Kesbangpol, terdapat 43 ormas terdaftar di Pesisir Selatan pada 2026.
Kegiatan dibuka langsung Kepala Kesbangpol Pesisir Selatan, Marzan, S.H., M.M. Ia mengajak pengurus ormas memperbarui data kepengurusan, domisili, dan pelaksanaan kegiatan organisasi melalui sistem tersebut.
Menurut Marzan, pendataan yang akurat memudahkan Kesbangpol dalam membina, membangun komunikasi, dan memberikan arahan ketika organisasi menghadapi kendala administratif maupun dalam menjalankan kegiatan.
“Pembinaan terhadap organisasi kemasyarakatan masih perlu kita tingkatkan. Komunikasi, koordinasi, pembinaan administrasi, pelaporan kegiatan, serta sinergi antara pemerintah daerah dan ormas harus berjalan lebih baik,” ujar Marzan.
Ia menegaskan bahwa ormas memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial, menjaga persatuan, dan mendukung stabilitas politik serta keamanan daerah. Peran itu, menurutnya, perlu diiringi kegiatan yang profesional, pengelolaan administrasi yang baik, dan pelaporan perkembangan organisasi kepada pemerintah sesuai ketentuan.
Agar SiMas dapat dimanfaatkan dengan baik, Marzan meminta Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan beserta jajaran memberikan pendampingan kepada pengurus ormas.
Pertemuan tersebut juga menjadi ruang dialog bagi pemerintah daerah dan perwakilan ormas. Sejumlah ormas menyampaikan harapan akan dukungan pendanaan melalui bantuan hibah untuk mengembangkan kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Marzan menyatakan akan menyampaikan aspirasi itu kepada pimpinan daerah.
“Aspirasi yang telah dititipkan kepada saya akan kita perjuangkan untuk disampaikan kepada pimpinan. Nanti akan saya coba komunikasikan dan koordinasikan terkait permintaan para ormas. Kita akan berupaya mencari solusi,” kata Marzan.
Ia menambahkan, Kesbangpol siap menjadi penghubung komunikasi antara ormas dan pemerintah daerah agar berbagai persoalan dapat dibicarakan melalui mekanisme yang tepat.
Ketua DHC Badan Pemberdayaan Kejuangan 45 (BPK 45) Kabupaten Pesisir Selatan, Yul Abdi, menyambut positif langkah Kesbangpol membuka ruang dialog tersebut. Menurutnya, pertemuan ini memberi kesempatan bagi ormas untuk menyampaikan masukan dan membicarakan persoalan yang dihadapi.
“Sejak dilantiknya Kepala Kesbangpol Kabupaten Pesisir Selatan, Bapak Marzan, kami merasa keberadaan kami sebagai organisasi kemasyarakatan lebih diperhatikan. Kami diundang untuk berdialog dan berkoordinasi mengenai kemajuan Pesisir Selatan,” ujar Yul Abdi.
Yul Abdi berharap pembinaan berlangsung berkelanjutan, tidak hanya melalui pertemuan, tetapi juga lewat pendampingan saat ormas menjalankan program kerja.
Sekretaris Kesbangpol Pesisir Selatan, Anton Mahendra Amra, S.H., M.M., mendorong ormas terus berkegiatan positif. Menurutnya, kontribusi organisasi tidak semata-mata diukur dari besarnya anggaran, tetapi juga dari kegiatan, kepedulian, dan manfaat bagi lingkungan sekitar. Ia mengajak pengurus menyusun program yang realistis, membangun kerja sama, dan memanfaatkan sumber daya yang tersedia.
Usai pembukaan, Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol Pesisir Selatan, Adek Imelda, menyampaikan materi tentang tata kelola organisasi, tertib administrasi, pelaporan kegiatan, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
Turut hadir jajaran Kesbangpol serta para ketua, sekretaris, dan perwakilan ormas se-Kabupaten Pesisir Selatan. Melalui pertemuan ini, Kesbangpol berharap hubungan dengan ormas semakin terbuka dan ormas semakin aktif menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.