PESISIR SELATAN — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) bergerak cepat merespons perubahan kualitas udara akibat fenomena kabut asap yang melanda wilayah setempat. Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Pengendalian Penyakit Prioritas dengan mengusung tema "Hidup Sehat Selama Kabut Asap".
Kegiatan yang terpusat di Gedung Olahraga (GOR) Zaini Zein, Painan, Kecamatan IV Jurai, pada Selasa (20/10/2026) ini berlangsung semarak dan penuh antusiasme. Sebelum memasuki acara inti, seluruh peserta dan tamu undangan mengawali rangkaian kegiatan dengan menggelar senam sehat bersama di dalam area GOR Zaini Zein untuk membakar semangat dan menjaga kebugaran tubuh.
Usai pelaksanaan senam sehat, pembukaan acara secara resmi dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Pesisir Selatan, Ny. Hj. Lisda Hendrajoni.
Hadir dalam agenda strategis tersebut jajaran pejabat daerah, di antaranya jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, jajaran Kepala OPD, Forkopimca IV Jurai, Kepala Puskesmas Salido, Kepala Puskesmas Terundang, serta jajaran pengurus organisasi wanita seperti GOW, Dharma Wanita Persatuan, IBI, dan PERSAGI.
Tak ketinggalan, ratusan kader Posyandu, pengurus TP-PKK nagari se-Kecamatan IV Jurai, serta elemen masyarakat umum turut memadati lokasi untuk mengikuti seluruh rangkaian edukasi kesehatan dan pelayanan gratis yang disediakan panitia.
Acara diawali dengan suasana hangat saat Ny. Hj. Lisda Hendrajoni membacakan pantun pembuka yang sarat akan pesan edukasi: "Pagi hari memetik tomat, tomat dibawa ke rumah paman. Lindungi paru-paru agar tetap sehat, gunakan masker saat kabut datang."
Dalam pidato sambutannya, Ny. Lisda Hendrajoni menekankan pentingnya kewaspadaan bersama terhadap bahaya paparan partikel asap yang berpotensi memicu timbulnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) serta gangguan kesehatan organ vital lainnya.
"Kabut asap ini adalah kondisi lingkungan yang perlu kita waspadai bersama. Jangan pernah menganggap remeh masalah ini. Kita harus bersama-sama melakukan langkah pencegahan untuk melindungi kesehatan diri sendiri, keluarga, dan orang-orang di sekitar kita," tegas Ny. Lisda Hendrajoni di hadapan ratusan peserta.
Ia menjelaskan bahwa perlindungan utama harus dimulai dari lingkungan keluarga sebagai benteng terdepan. Ketika indeks kualitas udara berada pada kategori tidak sehat, masyarakat diimbau untuk membatasi aktivitas fisik yang berlebihan di luar rumah, terutama bagi anak-anak dan pekerja lapangan.
Apabila terpaksa harus beraktivitas di luar ruangan untuk urusan mendesak, Ketua TP-PKK Pessel mewajibkan masyarakat untuk selalu mengenakan masker yang sesuai standar guna menyaring paparan partikel halus berbahaya.
Lebih lanjut, Lisda Hendrajoni memberikan penekanan khusus pada perlindungan kelompok rentan. Bayi, balita, ibu hamil, lansia, serta warga yang mengidap penyakit kronis seperti asma dan gangguan jantung harus mendapatkan perhatian ekstra agar tidak terpapar kabut asap secara langsung.
Masyarakat juga diminta untuk peka terhadap perubahan kondisi fisik anggota keluarga. Apabila muncul gejala klinis seperti sesak napas, nyeri dada, atau keluhan pernapasan berat lainnya, warga diimbau untuk segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat tanpa menunda-nunda pengobatan.
Selain proteksi dari paparan asap, konsistensi dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi kunci pertahanan tubuh. Masyarakat dianjurkan untuk menjaga kebersihan lingkungan rumah, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, mencukupi asupan air putih, beristirahat cukup, serta menghentikan kebiasaan merokok dan pembakaran sampah secara terbuka.
Ny. Lisda Hendrajoni secara khusus menaruh harapan besar kepada para kader TP-PKK dan kader Posyandu di setiap nagari untuk menjadi agen perubahan dan penggerak utama edukasi kesehatan di tingkat tapak.
"Ibu-ibu TP-PKK dan para kader Posyandu yang saya banggakan adalah ujung tombak pemerintah. Mari terus bantu menyampaikan edukasi pencegahan ini kepada tetangga dan warga di nagari masing-masing, serta aktif memantau kondisi kesehatan bayi, balita, dan lansia kita," ajaknya.
Rangkaian kegiatan Germas ini ditutup dengan aksi nyata berupa pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat, pemeriksaan kebugaran, edukasi pencegahan stunting, penyerahan makanan tambahan bergizi, serta pembacaan pantun penutup yang kembali mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan diri dan keluarga di tengah kondisi kabut asap.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.