PESISIR SELATAN – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) sekaligus Ketua Posyandu Kabupaten Pesisir Selatan, Ny. Lisda Hendrajoni, mendorong kader PKK dan Posyandu memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian penyakit di seluruh wilayah Kabupaten Pesisir Selatan. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) tingkat kabupaten di Painan, Minggu (2/8/2026).
Lisda mengatakan keberhasilan program kesehatan masyarakat tidak hanya bergantung pada fasilitas dan tenaga kesehatan, tetapi juga keterlibatan kader yang berada paling dekat dengan masyarakat. Menurut dia, kader PKK dan Posyandu memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan keluarga di tingkat nagari, sehingga dapat membantu memberikan edukasi sekaligus mendorong masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan.
“Posyandu dan kader PKK merupakan garda terdepan pelayanan masyarakat. Mereka yang paling dekat dengan keluarga di nagari. Karena itu, edukasi, pendampingan, dan deteksi dini harus dilakukan secara konsisten,” ujar Lisda dalam Rakor P2P tersebut.
Ia secara khusus meminta jajaran TP-PKK kecamatan dan nagari ikut mengawal program penelusuran kasus tuberkulosis (TBC) yang dilaksanakan di 119 nagari di Pesisir Selatan. Program tersebut terintegrasi dengan pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG), sehingga kader diharapkan membantu mengidentifikasi warga yang memiliki gejala dan mendorong mereka mendapatkan pemeriksaan di fasilitas kesehatan.
“Kalau ada warga atau anak yang memiliki gejala, jangan dibiarkan. Kader dapat membantu pendataan dan mendampingi mereka ke puskesmas. Deteksi lebih awal akan memudahkan penanganan,” katanya.
Selain TBC, Lisda menekankan pentingnya percepatan imunisasi rutin lengkap, termasuk imunisasi dasar bagi anak dan pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Ia meminta kader memastikan informasi mengenai imunisasi diterima keluarga dan tidak ada anak yang terlewat mendapatkan layanan kesehatan yang dibutuhkan.
Lisda juga mengingatkan pentingnya penerapan lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), mulai dari kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun, pengelolaan air minum, hingga pengelolaan sampah dan limbah rumah tangga. “Kesehatan keluarga dimulai dari rumah. Dengan sinergi TP-PKK, Posyandu, Dinas Kesehatan dan pemerintah nagari, kita optimistis upaya mewujudkan Pesisir Selatan yang lebih sehat dapat berjalan secara nyata,” pungkasnya.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.