PESISIR SELATAN-Epaldi Bahar diundang sebagai salah satu narasumber yang memberikan materi dalam kegiatan Bimbingan Teknis Satu Data Pessel yang digelar di Aula Bapperida Sago, Rabu (9/9).
Kegiatan tersebut dibuka Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Pesisir Selatan, Hadi Susilo, SSTP., M.Si, dan diikuti oleh sekretaris dan staf perencana dari berbagai OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.
Hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Sumatera Barat yang diwakili Kepala Bidang Statistik, Eko Faishal, S.Kom., MM.
Selanjutnya hadir unsur Dinas Kominfo Pesisir Selatan beserta jajaran, BPS Pesisir Selatan, narasumber dari Tim Percepatan Pembangunan Daerah, Epaldi Bahar, sekretaris dan fungsional perencana, operator data serta undangan lainnya.
Epaldi Bahar pada kesempatan itu menyoroti pentingnya kesatuan data yang terpadu antarlembaga. Menurutnya, perbedaan data sektoral dapat menimbulkan persoalan dan membingungkan pengambil kebijakan.
Mantan Ketua KPU Pesisir Selatan dua periode itu mencontohkan, pernah terdapat dua angka berbeda terkait jumlah penduduk Pesisir Selatan, yakni data BPS dan data Dukcapil.
Perbedaan tersebut, kata Epaldi, bukan sekadar persoalan angka, tetapi dapat berdampak terhadap kebijakan daerah, termasuk berkaitan dengan penentuan jumlah kursi DPRD.
"Kalau data sektoral berbeda-beda, tentu akan membingungkan pengambil kebijakan. Karena itu, satu data sangat urgen dalam perencanaan pembangunan," katanya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan pada dasarnya merupakan proses perencanaan yang hasil akhirnya hanya akan bermuara pada dua kemungkinan, yakni berhasil atau gagal.
"Perencanaan pembangunan menghasilkan dua saja, berhasil atau gagal. Keberhasilan dan kegagalan itu sangat ditentukan oleh perencanaan yang sempurna. Dan perencanaan yang baik tentu membutuhkan data yang baik," ujarnya.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.