PESISIR SELATAN — Keselamatan masyarakat dari ancaman wabah penyakit menular sangat bergantung pada kecepatan respon dan ketepatan deteksi dini di tingkat pelayanan primer. Memastikan benteng pertahanan kesehatan tersebut berfungsi maksimal, Tim Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan melakukan peninjauan dan verifikasi langsung ke Puskesmas Balai Selasa, Selasa (18/08/2026).
Fokus peninjauan lapangan ini menyasar tiga agenda vital, yakni penanganan sinyal peringatan (alert) penyakit potensial Kejadian Luar Biasa (KLB), pemantauan Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I), serta kesiapan pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di wilayah Balai Selasa.
Melalui pendekatan ini, tim tidak sekadar memeriksa kelengkapan administrasi pelaporan, melainkan memastikan kesiapan alur respon cepat ketika terjadi indikasi lonjakan kasus di tengah masyarakat. Setiap sinyal alert yang muncul di sistem diaudit secara cermat, mulai dari proses verifikasi awal, pengambilan spesimen medis, hingga kesiapan logistik penanganan.
Di sela-sela pemantauan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Pesisir Selatan, Agustina Rahmadani, S.ST., M.M., menegaskan pentingnya integrasi antara ketajaman analisis surveilans dan kesiapsiagaan imunisasi dalam menjaga ketahanan kesehatan daerah.
"Sistem surveilans kita harus menjadi alarm yang peka dan cepat merespon. Petugas di Puskesmas tidak boleh lengah terhadap setiap sinyal alert penyakit, karena verifikasi yang cepat dan penanganan sejak dini adalah kunci utama mencegah terjadinya KLB di tengah masyarakat," tegas Agustina Rahmadani.
Ia juga menambahkan bahwa kesuksesan program pencegahan penyakit menular tidak bisa berdiri sendiri tanpa didukung oleh capaian imunisasi anak sekolah yang tinggi dan merata.
"Melalui program BIAS, kita sedang membangun benteng kekebalan generasi muda Pesisir Selatan. Kami meminta petugas Puskesmas Balai Selasa untuk terus memperkuat sinergi dengan pihak sekolah, kader, dan orang tua agar seluruh anak usia sekolah mendapatkan hak perlindungan imunisasi secara lengkap,"tambahnya.
Di saat bersamaan, persiapan pelaksanaan BIAS di sekolah-sekolah terus dimaksimalkan. Tim memastikan pendistribusian dan penyimpanan vaksin tetap terjaga pada suhu standar kualitas tinggi demi menjamin keamanan dan efektivitas perlindungan bagi para siswa.
Melalui penguatan deteksi dini yang presisi dan kolaborasi aktif lintas sektor di tingkat nagari, Pemkab Pesisir Selatan optimis mampu membentengi generasi muda dari ancaman penyakit menular serta mewujudkan lingkungan masyarakat yang sehat dan tangguh dari risiko wabah.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.