Headline News

header-int

Robby Oktora Romanza Terpilih sebagai Ketua PWI Pesisir Selatan Periode 2026–2029

Jumat, 31 Juli 2026, 10:56:04 WIB - 15 | Kontributor : Jordi L Maulana, S.STP
Robby Oktora Romanza Terpilih sebagai Ketua PWI Pesisir Selatan Periode 2026–2029

Konferensi Kabupaten (Konfercab) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesisir Selatan periode 2026–2029 berlangsung dalam suasana demokratis, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Dalam konferensi yang digelar di Aula SMK Negeri 1 Painan, Sabtu (25/7/2026), Robby Oktora Romanza terpilih sebagai Ketua PWI Kabupaten Pesisir Selatan untuk periode 2026–2029.

 

Robby memperoleh dukungan suara terbanyak dalam proses pemilihan yang dilaksanakan melalui sidang pleno. Dari total 10 suara sah, Robby yang maju sebagai calon nomor urut tiga memperoleh tujuh suara.

 

Sementara itu, calon nomor urut satu Elfi Mahyuni memperoleh satu suara dan calon nomor urut dua Primadoni mendapatkan dua suara. Berdasarkan hasil tersebut, pimpinan sidang kemudian menetapkan Robby Oktora Romanza sebagai Ketua PWI Kabupaten Pesisir Selatan periode 2026–2029.

 

Proses konferensi diawali dengan sidang pleno penetapan pimpinan sidang. Sidang tersebut dipimpin oleh Rega Desfinal, didampingi Yoni Syafrizal dan M. Joni. Seluruh tahapan konferensi berlangsung sesuai tata tertib dan mendapat persetujuan dari peserta yang hadir.

 

Suasana haru terlihat sesaat setelah hasil pemungutan suara diumumkan. Robby melakukan sujud syukur sebagai bentuk rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan oleh rekan-rekan wartawan untuk memimpin organisasi profesi tersebut selama tiga tahun ke depan.

 

Dalam sambutan perdananya setelah terpilih, Robby menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta konfercab, panitia pelaksana, pengurus PWI, serta para senior wartawan yang telah hadir dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan konferensi.

 

“Ini merupakan amanah sekaligus tanggung jawab yang sangat besar. Terima kasih kepada seluruh panitia, pengurus dan seluruh peserta yang telah memberikan kepercayaan kepada saya. Ini menjadi kebanggaan sekaligus tantangan bagi saya untuk membawa PWI Pesisir Selatan menjadi lebih baik,” ujar Robby.

 

Ia juga memberikan penghargaan kepada para senior PWI yang turut hadir dalam pelaksanaan konfercab. Menurutnya, kehadiran para senior menjadi bagian penting dalam memberikan motivasi dan pengalaman bagi generasi wartawan yang saat ini menjalankan tugas jurnalistik di Kabupaten Pesisir Selatan.

 

Robby mengatakan, setelah terpilih sebagai ketua, langkah pertama yang akan dilakukan adalah membangun kembali soliditas internal organisasi. Ia menyadari bahwa dinamika dalam proses pemilihan merupakan bagian dari demokrasi organisasi. Namun, setelah pemimpin ditetapkan, seluruh perbedaan pilihan harus diakhiri dan seluruh anggota kembali bersama-sama membangun organisasi.

 

“Setelah konfercab ini selesai, tidak ada lagi nomor satu, nomor dua atau nomor tiga. Kita semua adalah keluarga besar PWI Pesisir Selatan. Mari kita satukan kembali tekad dan langkah untuk kemajuan organisasi,” katanya.

 

Robby juga menyampaikan rencana untuk segera menyusun struktur kepengurusan baru. Ia menargetkan kepengurusan PWI Kabupaten Pesisir Selatan periode 2026–2029 dapat segera terbentuk dan dilantik pada akhir Agustus 2026.

 

Menurutnya, penyusunan kepengurusan akan dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan, pengalaman dan komitmen masing-masing anggota untuk berkontribusi terhadap organisasi.

 

“Kami akan segera melakukan konsolidasi dan menyusun kepengurusan. Harapannya akhir Agustus sudah dapat dilantik sehingga program kerja organisasi bisa segera berjalan,” ujarnya.

 

Selain penguatan organisasi, Robby juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan profesionalisme wartawan. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi dan perubahan pola konsumsi masyarakat terhadap berita menuntut wartawan untuk terus meningkatkan kemampuan.

 

Wartawan tidak hanya dituntut mampu menghasilkan berita secara cepat, tetapi juga harus memiliki kemampuan melakukan verifikasi, memahami kode etik jurnalistik serta mampu menyajikan informasi yang akurat dan berimbang.

 

“Ke depan kita ingin meningkatkan kompetensi anggota. Wartawan harus terus belajar dan mengikuti perkembangan zaman. Profesionalisme harus menjadi bagian utama dalam menjalankan tugas jurnalistik,” tutur Robby.

 

Ia juga menyampaikan harapan agar PWI Pesisir Selatan dapat meningkatkan hubungan kelembagaan dengan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, tanpa mengurangi independensi pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.

 

Dalam kesempatan tersebut, Robby menyebut adanya sinyal dukungan dari pemerintah daerah terhadap sejumlah program organisasi, termasuk kemungkinan dukungan melalui dana hibah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

“Tadi juga sudah ada lampu hijau dari Kepala Dinas Kominfo bahwa akan ada dukungan dana hibah untuk program PWI Pesisir Selatan ke depan. Kami akan menyusun program kerja terlebih dahulu dan tentu semuanya harus sesuai aturan. Dukungan tersebut nantinya akan kami arahkan untuk kegiatan yang memberikan manfaat bagi organisasi dan peningkatan kapasitas anggota,” katanya.

 

Ia berharap dukungan tersebut dapat dimanfaatkan secara tepat untuk menjalankan program organisasi, termasuk pendidikan dan pelatihan jurnalistik, peningkatan kompetensi anggota serta kegiatan lain yang mendukung profesionalisme wartawan.

 

Sementara itu, Ketua PWI Sumatera Barat Widya Navies menyampaikan ucapan selamat kepada Robby Oktora Romanza yang telah dipercaya memimpin PWI Kabupaten Pesisir Selatan.

 

Widya berharap kepengurusan baru mampu menjaga kekompakan dan membangun organisasi secara bersama-sama. Menurutnya, seorang ketua tidak dapat bekerja sendiri sehingga dukungan seluruh anggota menjadi faktor penting dalam menjalankan roda organisasi.

 

“Dengan terpilihnya ketua yang baru, saya berharap seluruh anggota semakin kompak dan solid. Tidak boleh lagi ada sekat-sekat akibat perbedaan pilihan dalam konfercab. Ketua terpilih nantinya akan banyak berinteraksi dengan berbagai pihak, sehingga kekompakan internal menjadi modal utama,” ujar Widya.

 

Ia juga mengingatkan agar wartawan tetap menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dalam menjalankan profesinya. Menurutnya, tantangan pers semakin kompleks seiring dengan berkembangnya media digital dan cepatnya penyebaran informasi di tengah masyarakat.

 

Karena itu, peningkatan kompetensi wartawan harus menjadi perhatian utama organisasi.

 

“Kalau nantinya pemerintah daerah memberikan dukungan melalui dana hibah, manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Sisihkan untuk peningkatan kapasitas wartawan melalui pelatihan dan pendidikan. Yang paling penting, dalam menjalankan tugas di lapangan seluruh anggota PWI tetap berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik,” kata Widya.

 

Widya juga meminta kepengurusan baru segera menyusun program kerja yang realistis dan sesuai kebutuhan anggota. Selain itu, PWI Pesisir Selatan diharapkan dapat mempersiapkan diri untuk mengikuti berbagai agenda organisasi, termasuk rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional (HPN).

 

Menurutnya, keikutsertaan dalam agenda nasional bukan hanya sebagai bentuk eksistensi organisasi, tetapi juga kesempatan bagi wartawan daerah untuk memperluas wawasan, membangun jaringan dan meningkatkan kapasitas profesional.

 

Sementara itu, pimpinan sidang Rega Desfinal mengapresiasi seluruh peserta konfercab yang telah mengikuti proses pemilihan dengan tertib hingga selesai.

 

Ia menilai perbedaan pilihan selama proses demokrasi merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk memecah hubungan antaranggota.

 

“Alhamdulillah seluruh tahapan sidang berjalan lancar, tertib dan sesuai tata tertib organisasi. Perbedaan pilihan merupakan hal biasa dalam demokrasi. Setelah ketua terpilih ditetapkan, tidak ada lagi sekat-sekat. Saatnya seluruh anggota bersatu mendukung kepengurusan baru,” ujar Rega.

 

Ia berharap kepengurusan PWI Pesisir Selatan yang baru dapat membawa organisasi menjadi semakin profesional, bermartabat dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

 

Menurut Rega, pers memiliki posisi penting dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, organisasi profesi wartawan harus mampu menjaga kualitas anggotanya sekaligus mempertahankan kepercayaan publik terhadap produk jurnalistik.

 

Dengan berakhirnya Konfercab PWI Kabupaten Pesisir Selatan, estafet kepemimpinan organisasi resmi beralih kepada Robby Oktora Romanza. Amanah tersebut sekaligus menjadi awal bagi kepengurusan baru untuk menjalankan berbagai agenda organisasi selama periode 2026–2029.

 

Tantangan ke depan tidak ringan. Perkembangan media digital, munculnya berbagai platform informasi, tuntutan kecepatan pemberitaan serta persoalan disinformasi menjadi tantangan yang harus dihadapi wartawan secara profesional.

 

Karena itu, PWI Pesisir Selatan di bawah kepemimpinan Robby diharapkan tidak hanya fokus pada penguatan kelembagaan, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia anggotanya.

 

Melalui konsolidasi internal, peningkatan kompetensi dan penguatan hubungan kelembagaan, PWI Pesisir Selatan diharapkan mampu menjadi organisasi profesi yang semakin solid dan profesional.

 

Robby pun kembali mengajak seluruh anggota untuk mengesampingkan dinamika selama konfercab dan menatap masa depan organisasi dengan semangat baru.

 

“Mari kita satukan tekad. Kita bangun PWI Pesisir Selatan bersama-sama. Saya tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan kawan-kawan semua. Insya Allah dengan kebersamaan, PWI Pesisir Selatan semakin maju, solid dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.

 

Dengan semangat tersebut, kepemimpinan baru PWI Pesisir Selatan diharapkan mampu membawa organisasi memasuki periode 2026–2029 dengan arah yang lebih kuat, sekaligus tetap menjaga marwah profesi jurnalistik, independensi pers dan kepercayaan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube