Headline News

header-int

Sinergi Zakat dan Pembangunan Daerah: Ikhtiar Pessel Menguatkan Kesejahteraan Masyarakat

Kamis, 20 Agustus 2026, 10:08:11 WIB - 44 | Kontributor : Jordi L Maulana, S.STP
Sinergi Zakat dan Pembangunan Daerah: Ikhtiar Pessel Menguatkan Kesejahteraan Masyarakat

PESISIR SELATAN — Pembangunan daerah tidak semata-mata berbicara tentang pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Di balik berbagai program pembangunan, terdapat persoalan sosial yang membutuhkan perhatian bersama, terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat pemberdayaan, dan memastikan kelompok yang membutuhkan mendapatkan dukungan yang layak.

 

Dalam konteks tersebut, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menjadi salah satu potensi yang terus didorong. Pemkab Pessel melihat pengelolaan zakat bukan hanya sebagai aktivitas penghimpunan dan penyaluran dana keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen sosial yang dapat memberikan manfaat lebih luas apabila dikelola secara terarah, tepat sasaran, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.

 

Upaya memperkuat sinergi tersebut dilakukan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melalui Wakil Bupati Pesisir Selatan, H. Risnaldi Ibrahim, S.Ag., M.M., M.H., dengan menyampaikan proposal kepada Baznas Republik Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar pemerintah daerah untuk membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam mendukung berbagai kebutuhan masyarakat serta memperkuat program pemberdayaan yang berdampak langsung terhadap kehidupan warga.

 

Penyampaian proposal tersebut memiliki makna lebih jauh daripada sekadar pengajuan dukungan program. Di dalamnya terdapat semangat pemerintah daerah untuk membangun komunikasi dan kemitraan dengan berbagai lembaga yang memiliki perhatian terhadap persoalan sosial dan peningkatan kesejahteraan. Pemerintah daerah berupaya mencari berbagai sumber dukungan yang dapat dikolaborasikan dengan program pembangunan yang telah dirancang di tingkat daerah.

 

Bagi Kabupaten Pesisir Selatan, penguatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan pendekatan yang tidak hanya mengandalkan kemampuan fiskal pemerintah daerah. Tantangan pembangunan yang luas, kondisi geografis wilayah yang membentang panjang, serta beragam kebutuhan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Karena itu, kolaborasi dengan Baznas RI menjadi salah satu peluang yang terus diupayakan untuk mendukung kepentingan masyarakat.

 

Wakil Bupati Pesisir Selatan, H. Risnaldi Ibrahim, S.Ag., M.M., M.H., mengatakan pemerintah daerah perlu aktif membangun jejaring dan membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak. Menurutnya, kolaborasi menjadi bagian penting dalam memperluas dukungan terhadap program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

“Pembangunan tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. Dibutuhkan sinergi dengan berbagai pihak agar program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Kita ingin setiap peluang kerja sama dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat Pesisir Selatan,” ujar Risnaldi.

 

Sinergi tersebut juga dapat diarahkan pada penguatan masyarakat agar tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi mampu berkembang menjadi kelompok yang lebih mandiri. Dukungan pada sektor pemberdayaan ekonomi, pendidikan, sosial, kesehatan, maupun kebutuhan masyarakat lainnya dapat menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan sosial di tingkat keluarga dan komunitas.

 

Di sinilah zakat memiliki posisi strategis. Ketika dikelola secara profesional dan disalurkan berdasarkan kebutuhan yang terukur, zakat dapat menjadi salah satu kekuatan ekonomi sosial yang membantu masyarakat keluar dari berbagai keterbatasan. Bantuan yang diberikan tidak harus berhenti pada pemenuhan kebutuhan sesaat, tetapi dapat diarahkan untuk menciptakan kemandirian dan meningkatkan kemampuan penerima manfaat.

 

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan juga memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem yang mendukung pengelolaan zakat secara optimal. Pemerintah dapat menjadi penghubung antara kebutuhan masyarakat dengan lembaga pengelola zakat, sekaligus memastikan berbagai program pemberdayaan dapat berjalan selaras dengan prioritas pembangunan daerah.

 

Kolaborasi dengan Baznas RI diharapkan dapat membuka peluang dukungan yang lebih besar bagi masyarakat Pesisir Selatan. Namun, yang tidak kalah penting adalah bagaimana setiap program yang nantinya mendapatkan dukungan benar-benar dirancang berdasarkan kebutuhan riil masyarakat, memiliki sasaran yang jelas, serta dapat memberikan dampak berkelanjutan.

 

Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat pembangunan yang menempatkan masyarakat sebagai subjek. Artinya, masyarakat tidak hanya diposisikan sebagai penerima bantuan, tetapi juga diberikan ruang untuk berkembang, meningkatkan kapasitas, dan membangun kemandirian ekonomi. Dengan demikian, bantuan sosial dapat menjadi pintu masuk menuju pemberdayaan yang lebih berkelanjutan.

 

Ke depan, sinergi Pemkab Pessel dengan Baznas RI juga diharapkan dapat diperkuat melalui komunikasi dan koordinasi yang berkesinambungan. Program yang berhasil perlu dikembangkan, sementara berbagai kebutuhan baru harus dapat diidentifikasi secara cepat agar dukungan yang diberikan tetap relevan dengan kondisi masyarakat.

 

Langkah Pemkab Pessel menyampaikan proposal kepada Baznas RI melalui Wakil Bupati H. Risnaldi Ibrahim, S.Ag., M.M., M.H., pada akhirnya merupakan bagian dari ikhtiar yang lebih besar untuk memperluas sumber daya pembangunan. Pemerintah daerah tidak hanya menunggu dukungan datang, tetapi berupaya menjemput peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan membutuhkan gotong royong. Pemerintah, lembaga zakat, dunia usaha, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan memiliki peran masing-masing yang dapat dipadukan menjadi kekuatan bersama. Ketika kolaborasi tersebut dibangun dengan tata kelola yang baik, transparan, dan berorientasi pada hasil, manfaatnya akan dirasakan lebih luas.

 

Pada akhirnya, sinergi zakat dan pembangunan daerah bukan sekadar tentang besarnya dukungan yang dapat dihimpun, tetapi tentang seberapa besar perubahan positif yang mampu diciptakan. Bagi Pesisir Selatan, langkah menjalin komunikasi dengan Baznas RI menjadi bagian dari perjalanan untuk menghadirkan pembangunan yang lebih inklusif, memperkuat kepedulian sosial, serta membuka semakin banyak peluang bagi masyarakat untuk tumbuh dan sejahtera.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube