Headline News

header-int

Tiga Tahun Menanti, Jembatan Gantung Koto Rawang Kini Kembali Terhubung

Minggu, 23 Agustus 2026, 10:29:12 WIB - 146 | Kontributor : Riko Candra
Tiga Tahun Menanti, Jembatan Gantung Koto Rawang Kini Kembali Terhubung

PESISIR SELATAN — Setelah sekitar tiga tahun menunggu, masyarakat Nagari Koto Rawang, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, akhirnya kembali memiliki akses jembatan yang layak untuk menunjang aktivitas sehari-hari.


Jembatan gantung yang menghubungkan Nagari Koto Rawang dengan Nagari Salido Sari Bulan tersebut kini telah rampung dibangun. Kehadiran infrastruktur baru ini sekaligus mengakhiri ketergantungan masyarakat terhadap jembatan darurat yang selama ini menjadi akses utama antarwilayah.


Sebelumnya, jembatan penghubung tersebut rusak dan terputus akibat diterjang banjir bandang. Kondisi itu membuat warga harus menggunakan jalur darurat yang dinilai tidak memadai untuk menunjang mobilitas masyarakat.


Tokoh masyarakat Nagari Koto Rawang sekaligus Ketua KAN Tambang, Firman Joni, menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, masyarakat telah cukup lama menantikan kembali hadirnya akses penghubung yang aman dan layak.


“Alhamdulillah, masyarakat sangat bersyukur dan berterima kasih. Jembatan yang selama ini kami tunggu akhirnya selesai dibangun. Sekarang akses masyarakat kembali lancar,” ujar Firman.


Ia mengungkapkan, kondisi jembatan darurat yang digunakan masyarakat sebelumnya cukup memprihatinkan dan berisiko bagi keselamatan pengguna. Bahkan, kata dia, pernah terjadi peristiwa di jalur tersebut yang menyebabkan seorang warga meninggal dunia.


Karena itu, rampungnya jembatan baru tidak hanya dimaknai sebagai pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan rasa aman bagi warga yang setiap hari melintasi jalur tersebut.


Jembatan gantung Koto Rawang memiliki panjang sekitar 100 meter. Pembangunannya mendapat dukungan anggaran pemerintah pusat dengan nilai sekitar Rp7,4 miliar.
Kehadiran jembatan tersebut kini memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas, terutama mobilitas hasil pertanian dan perkebunan dari kawasan Koto Rawang menuju wilayah lainnya.


Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pesisir Selatan, Jaferi, mengatakan keberadaan jembatan tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung terhadap peningkatan mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Dengan normalnya kembali sarana penghubung ini, kita berharap masyarakat dapat lebih lancar membawa hasil bumi dari Nagari Koto Rawang,” kata Jaferi.


Sejumlah komoditas yang selama ini diangkut masyarakat melalui jalur tersebut antara lain kopi, karet, durian, padi, serta berbagai hasil pertanian dan perkebunan lainnya.


Tidak hanya menopang kegiatan ekonomi, jembatan tersebut juga menjadi akses penting bagi sektor pendidikan. Anak-anak sekolah memanfaatkan jalur penghubung itu untuk berangkat dan pulang sekolah setiap hari.


Jaferi mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan agar dapat digunakan dalam jangka panjang. Menurutnya, pemanfaatan sesuai peruntukan serta perawatan secara bersama akan membantu mempertahankan kondisi infrastruktur.


“Kita berharap masyarakat ikut memelihara dan merawat jembatan ini sehingga dapat terus berdaya guna dan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat,” ujarnya.


Rampungnya Jembatan Gantung Koto Rawang sekaligus membuka kembali jalur yang sempat terputus selama bertahun-tahun. Bagi masyarakat, jembatan tersebut bukan sekadar penghubung antarnagari, melainkan urat nadi yang menopang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sehari-hari.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube