PESISIR SELATAN – Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim menegaskan pembangunan daerah tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. Kemajuan daerah harus berjalan seiring dengan penguatan iman, akhlak, moral, dan karakter masyarakat.
Hal itu disampaikan Risnaldi saat menghadiri Pengajian Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-III di Masjid Baiturahmah, Nagari Ampiang Parak, Kecamatan Sutera, Minggu (23/8/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Sutera Iwal dan istri, pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah, Kepala Puskesmas Surantih Indra Mayeldi, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh pemuda. Kegiatan juga diikuti jamaah dan peserta pengajian.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, saya menyampaikan selamat dan apresiasi kepada keluarga besar Muhammadiyah dan Aisyiyah atas terselenggaranya pengajian ini,” ujar Risnaldi.
Menurutnya, pengajian memiliki makna penting karena tidak hanya menjadi sarana untuk menambah ilmu dan pemahaman agama, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Ia menilai pembangunan daerah memiliki cakupan yang lebih luas dari sekadar pembangunan infrastruktur dan ekonomi. Pembangunan harus diiringi dengan pembangunan manusia yang memiliki keimanan, akhlak, moral dan karakter.
“Pembangunan daerah tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik dan ekonomi. Pembangunan juga harus diiringi dengan pembangunan iman, akhlak, moral, dan karakter masyarakat,” katanya.
Dalam upaya membangun masyarakat yang berkualitas, Risnaldi menyebut Muhammadiyah dan Aisyiyah memiliki peran penting melalui dakwah, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat maupun berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan sangat mengharapkan sinergi dan kolaborasi dengan Muhammadiyah, Aisyiyah serta seluruh organisasi keagamaan dalam membangun daerah.
Risnaldi juga menyoroti tantangan generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin pesat. Menurutnya, anak-anak dan generasi muda tidak cukup hanya dibekali ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga harus memiliki iman, akhlak, karakter dan rasa tanggung jawab.
“Mari kita bersama-sama membangun generasi Pesisir Selatan yang cerdas, beriman, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat,” ajaknya.
Ia menegaskan Pemkab Pesisir Selatan berkomitmen terus membangun daerah dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Pembangunan, kata dia, harus diarahkan untuk mewujudkan Pesisir Selatan yang maju, tumbuh dan berkelanjutan, sekaligus membangun masyarakat yang religius, berkarakter, mandiri dan sejahtera.
Menutup sambutannya, Risnaldi berharap kegiatan pengajian Muhammadiyah dan Aisyiyah dapat terus dilaksanakan dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.
Ia mengajak seluruh jamaah menjadikan pengajian tersebut sebagai momentum meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, mempererat persaudaraan serta memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Pesisir Selatan.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.