Headline News

header-int

ACF TBC Hadir di Nagari Mandeh, Dinkes PPKB Pessel Perkuat Deteksi Dini di Tengah Masyarakat

Sabtu, 26 September 2026, 13:41:33 WIB - 37 | Kontributor : Fauzan Bantara
ACF TBC Hadir di Nagari Mandeh, Dinkes PPKB Pessel Perkuat Deteksi Dini di Tengah Masyarakat

PESISIR SELATAN — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Pesisir Selatan melalui UPT Puskesmas Tarusan terus menggalakkan upaya penemuan kasus Tuberkulosis (TBC) secara aktif atau Active Case Finding (ACF) hingga ke pelosok nagari.
 

Kegiatan kali ini dipusatkan di Masjid As-Sunnajah, Nagari Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan. Program ACF TBC tersebut menyasar kelompok berisiko tinggi, khususnya kontak serumah dan kontak erat penderita TBC.

 

Penjaringan pada kelompok ini dinilai penting agar penularan di tengah masyarakat dapat diputus secara cepat dan tepat, karena orang yang tinggal serumah atau berinteraksi erat dengan penderita memiliki risiko tertular lebih besar dibandingkan populasi umum.

 

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan itu, Kepala UPT Puskesmas Tarusan, dr. Fresy Wahyuni Marta, memberikan edukasi serta pemahaman mendalam mengenai pentingnya pemeriksaan sejak dini dan tata cara pencegahan penularan TBC di lingkungan keluarga.

 

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak takut melakukan pemeriksaan. Jangan menunggu hingga kondisi sakit semakin berat. TBC dapat disembuhkan total asalkan ditemukan lebih awal dan pasien menjalani pengobatan secara teratur sampai tuntas," tegas dr. Fresy.

 

Melalui pergerakan masif di tingkat nagari, Dinkes PPKB Pesisir Selatan berkomitmen untuk terus merangkul seluruh elemen masyarakat dan kader kesehatan. Komitmen itu diarahkan pada terwujudnya Pesisir Selatan Bebas TBC melalui tiga langkah utama, yakni penemuan dini, pengobatan tuntas, dan penghapusan stigma terhadap penderita TBC.

 

Penghapusan stigma menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya tersebut. Pasien yang merasa takut atau malu untuk memeriksakan diri berpotensi terlambat mendapat pengobatan, sehingga rantai penularan di keluarga dan lingkungan sekitarnya berisiko berlanjut.

 

Karena itu, edukasi kepada warga yang hadir di Masjid As-Sunnajah diarahkan tidak hanya pada aspek medis, tetapi juga pada sikap masyarakat terhadap penderita TBC.

 

"Kami berkomitmen terus merangkul seluruh elemen masyarakat Pesisir Selatan agar terbebas dari TBC," tutupnya.

 

Kegiatan ACF TBC di Nagari Mandeh merupakan bagian dari rangkaian penjaringan yang dilakukan Puskesmas Tarusan bersama Dinkes PPKB Pesisir Selatan. Selain menjangkau kelompok berisiko, kegiatan ini juga melibatkan kader kesehatan di tingkat nagari sebagai ujung tombak pendataan dan pendampingan warga. 

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube