PESISIR SELATAN — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Kabupaten Pesisir Selatan memperkuat kemampuan bidan dalam memberikan pelayanan kontrasepsi melalui pelatihan yang berlangsung di BKOM dan Pelkes Provinsi Sumatera Barat.
Kegiatan yang ditutup pada Minggu (13/9/2026) tersebut diikuti bidan dari 21 puskesmas dan dua rumah sakit di Kabupaten Pesisir Selatan. Pelatihan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan keluarga berencana di fasilitas kesehatan.
Selama pelatihan, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teori, tetapi juga menjalani praktik klinis. Materi meliputi konseling KB, prosedur pelayanan medis, penanganan efek samping, serta pemasangan dan pencabutan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), seperti IUD dan implan.
Kepala Dinkes PP dan KB Pessel, Agustina Rahmadani, SST, MM, mengatakan peningkatan kompetensi bidan sangat penting karena mereka berhadapan langsung dengan masyarakat dalam pelayanan kesehatan reproduksi dan KB.
“Bidan harus mampu memberikan pelayanan kontrasepsi secara aman, profesional dan sesuai standar. Kompetensi yang diperoleh melalui pelatihan ini diharapkan benar-benar diterapkan di fasilitas kesehatan masing-masing,” ujarnya.
Menurut Agustina, pelayanan kontrasepsi yang berkualitas juga membutuhkan komunikasi yang baik dengan masyarakat. Konseling yang tepat akan membantu calon akseptor memahami pilihan kontrasepsi sesuai kondisi dan kebutuhannya.
Pelatihan ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada tiga peserta terbaik dan foto bersama. Dinkes PP dan KB Pessel berharap peningkatan kapasitas tersebut berdampak langsung terhadap mutu pelayanan KB serta memperkuat keberhasilan program keluarga berencana di daerah.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.