Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penurunan kualitas udara akibat kabut asap yang memengaruhi wilayah Sumatera Barat. Masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker, serta melindungi kelompok rentan guna mencegah gangguan kesehatan.
Berdasarkan informasi pemantauan kualitas udara yang dipublikasikan pada Kamis (15/10/2026), indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) di Kabupaten Pesisir Selatan berada pada kisaran 135–146. Angka tersebut masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Polutan utama yang terpantau adalah PM2.5, yakni partikel halus berukuran kurang dari 2,5 mikron, dengan konsentrasi sekitar 54,8 mikrogram per meter kubik. Partikel berukuran sangat kecil ini dapat masuk ke saluran pernapasan dan berisiko mengganggu kesehatan, terutama pada masyarakat yang sensitif terhadap pencemaran udara.
Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memengaruhi wilayah Sumatera Barat. Situasi ini perlu diwaspadai karena paparan asap dapat menimbulkan gangguan pada saluran pernapasan dan mata, terutama bagi anak-anak, ibu hamil, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki riwayat asma maupun penyakit jantung.
Melalui imbauan yang disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan, masyarakat diminta membatasi kegiatan di luar ruangan selama kualitas udara belum membaik. Jika harus beraktivitas di luar rumah, warga dianjurkan menggunakan masker yang mampu menyaring partikel halus, seperti respirator berstandar KN95 atau KF94.
Selain itu, masyarakat diminta menjaga kualitas udara di dalam rumah dengan menutup pintu dan jendela saat udara di luar tercemar. Warga juga dianjurkan memperbanyak minum air putih, mengurangi paparan asap, serta memberikan perhatian khusus kepada anggota keluarga yang termasuk kelompok rentan.
BPBD Kabupaten Pesisir Selatan turut mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala gangguan kesehatan yang muncul selama kondisi kabut asap berlangsung. Keluhan seperti batuk, iritasi mata, pusing, hingga sesak napas perlu diwaspadai. Apabila mengalami sesak napas atau gangguan kesehatan yang mengkhawatirkan, masyarakat diminta segera mencari pertolongan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan mengajak seluruh masyarakat terus memantau perkembangan informasi kualitas udara dan mengikuti imbauan pemerintah. Kewaspadaan bersama serta langkah pencegahan sejak dini diharapkan dapat mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.