PESISIR SELATAN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pesisir Selatan kembali menerbitkan majalah digital Next Pessel edisi keenam pada Oktober 2026. Penerbitan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperluas penyebarluasan informasi publik sekaligus menghadirkan media komunikasi yang informatif, edukatif, dan mudah diakses masyarakat.
Majalah digital Next Pessel menyajikan berbagai informasi seputar perkembangan Kabupaten Pesisir Selatan, mulai dari kegiatan pemerintahan, pelaksanaan program pembangunan, pelayanan publik, hingga berbagai dinamika dan potensi daerah yang menjadi perhatian masyarakat.
Hal tersebut diunugkapkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pesisir Selatan, Wendi, S.H., M.Hum., mengatakan bahwa penerbitan majalah digital tersebut merupakan bentuk komitmen Diskominfo dalam menghadirkan informasi yang aktual, berkualitas, dan dapat dijangkau masyarakat secara lebih luas melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Melalui Next Pessel, kami ingin menghadirkan informasi yang tidak hanya menggambarkan aktivitas pemerintah daerah, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai berbagai program, kebijakan, dan capaian pembangunan yang dilaksanakan di Kabupaten Pesisir Selatan,” ujar Wendi.
Menurutnya, keberadaan majalah digital menjadi salah satu sarana penting dalam memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat, terutama di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
Ia menjelaskan, informasi mengenai penyelenggaraan pemerintahan perlu disajikan secara terbuka, menarik, dan mudah dipahami agar masyarakat dapat mengikuti perkembangan pembangunan daerah sekaligus mengetahui berbagai program yang dilaksanakan pemerintah.
“Penerbitan edisi keenam ini menjadi bagian dari upaya kami untuk terus menjaga kesinambungan penyampaian informasi publik. Kami berharap Next Pessel dapat menjadi salah satu referensi bagi masyarakat untuk mengetahui perkembangan daerah serta berbagai kegiatan yang dilakukan pemerintah,” ungkapnya.
Wendi menambahkan, transformasi digital dalam penyebarluasan informasi merupakan langkah yang perlu terus dikembangkan seiring dengan perubahan pola masyarakat dalam mengakses berita dan informasi.
Melalui format digital, majalah Next Pessel dapat dibaca secara daring tanpa terbatas oleh ruang dan waktu. Hal ini sekaligus membuka peluang bagi masyarakat Pesisir Selatan yang berada di luar daerah untuk tetap mengikuti perkembangan kampung halaman mereka.
“Pemanfaatan media digital memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh informasi. Karena itu, kami terus mendorong agar penyajian informasi pemerintah daerah semakin adaptif, komunikatif, dan mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat,” jelasnya.
Selain sebagai sarana publikasi kegiatan pemerintah, Next Pessel juga diharapkan dapat menjadi media dokumentasi perkembangan pembangunan Kabupaten Pesisir Selatan dari waktu ke waktu.
Melalui penerbitan yang berkelanjutan, berbagai kegiatan, inovasi, dan capaian pemerintah daerah dapat terdokumentasi dalam bentuk publikasi digital yang dapat diakses kembali oleh masyarakat.
“Kami berharap kehadiran Next Pessel tidak sekadar menjadi media publikasi, tetapi juga mampu meningkatkan literasi informasi, memperkuat transparansi, serta menumbuhkan partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah,” tegas Wendi.
Masyarakat dapat membaca majalah digital Next Pessel edisi keenam melalui website resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan pada tautan https://pesisirselatankab.go.id/majalah/8.
Dengan terbitnya edisi keenam ini, Diskominfo Kabupaten Pesisir Selatan terus berupaya mengembangkan media komunikasi publik yang modern dan berkelanjutan guna mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan, informatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.