Pesisir Selatan --Agar keresahan dan ketidak nyamanan jauh dari kehidupan masyarakat, terutama menjelang hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah, maka kepada masyarakat ditegaskan untuk tidak menyebar informasi bohong atau hoaks.
Ketegasan itu disampaikan Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Hendrajoni Senin (27/5) demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan damai menjelang hari raya Idul Fitri.
Dia berharap agar masyarakatnya untuk tidak mudah percaya dengan informasi-informasi yang tidak jelas sumbernya, serta juga tidak menyebarkan informasi atau berita bohong.
"Saya ingatkan kepada masyarakat apapun bentuk informasi yang diterima baik dari lingkungan maupun dari media sosial, harus disaring dengan memperhatikan sumber keakuratannya. Sekali-kali jangan menyebar informasi yang tidak jelas kebenarannya atau hoaks," ingatnya.
Ketegasan itu disampaikanya sebab penyebaran informasi bohong sangat memberikan dampak terhadap kenyamanan masyarakat, serta juga memperkeruh suasana yang pada akhirnya membuat kecemasan warga semakin tinggi.
" Bila ada informasi yang masuk, serahkan semuanya ke aparat penegak hukum. Sebab mereka akan berupaya memastikan negara dan masyarakat selalu dalam keadaan aman," ujarnya.
Bupati Hendrajoni juga mengajak semua tokoh masyarakat dan orang tua berperan lebih ekstra lagi mengawasi lingkungan dan pergaulan anak-anaknya.
Sebab kecanggihan teknologi informasi saat ini, membuat anak-anak sangat mudah mengakses berbagai informasi, dan tidak menutup kemungkinan informasi yang mereka dapatkan berkaitan dengan terorisme dan radikalisme.
"Minimal satu kali dalam sehari anak-anak diajak berbicara seputar kegiatannya. Sehingga diketahui seperti apa kepribadian si anak agar sebagai orang tua tidak sampai kecolongan," saranya.
Selain itu pihaknya melalui kerjasama pihak Kepolisian dan TNI juga terus berupaya memberikan keamanan dn kenyamanan bagi masyarakat yang akan melakukan arus mudik dan arus balik lebaran.
Kapolres Pessel, AKBP Fery Herlambang ketika dihubungi menjelaskan bahwa untuk pengamanan arus mudik dan arus balik lebaran, pihaknya menurunkan 277 personil.
"277 personil itu akan berupaya maksimal memberikan pengamanan kepada masyarakat. Terutama sekali selama arus mudik dan arus balik lebaran melalui operasi ketupat yang kita gelar," katanya.
Dijelaskanya bahwa pihaknya juga mendirikan Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan.
Diantaranya Pos Pengamanan Barung Barung Belantai batas Padang dengan Pessel, Pos Pengamanan Tapan batas Pessel dengan Bengkulu, dan Pos Pengamanan Simpang BKPM Pasarbaru Bayang.
Sedangkan untuk Pos Pelayanan terdiri pula dari Pos Pelayanan Mandeh di Kecamatan Koto XI Tarusan, Pos Pelayanan Pantai Sago Kecamatan IV Jurai, dan Pos Pelayanan Carocok Painan.
"Kita berharap kebaradaan Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan ini bisa memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat. Baik yang melakukan wisata ke Pessel, maupun bagi yang melakukan arus mudik dan arus balik," Katanya.
Hal itu disampaikan, sebab pihaknya siap memberikan pelayanan selama 24 jam kepada masyarakat pemudik yang melintasi ruas jalan di daerah itu. (05)

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.