PESISIR SELATAN — Potensi bahan pangan lokal terus didorong menjadi produk bernilai ekonomi melalui penguatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif. Upaya tersebut dilakukan melalui Aktivasi Ruang Kreatif Merah Putih yang digelar Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif bersama Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan di Gedung PLUT Pessel, 15–16 September 2026.
Kegiatan yang mengusung rangkaian program “Ekraf Peduli: Pulih Bersama, Bangkit Berdaya” tersebut menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kemampuan sekaligus memulihkan aktivitas ekonomi setelah bencana.
Sebanyak 80 pelaku ekonomi kreatif subsektor kuliner mengikuti pelatihan yang dibagi dalam dua batch. Peserta memperoleh materi mengenai inovasi produk berbasis potensi daerah, peningkatan mutu, pencatatan keuangan sederhana, serta pengelolaan usaha.
Pelatihan menghadirkan praktisi kuliner, Harti Ningsih, yang memberikan pemahaman mengenai pengembangan produk agar memiliki daya tarik dan nilai jual lebih tinggi. Peserta juga didorong untuk melihat potensi bahan lokal sebagai peluang usaha.
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Pesisir Selatan, Ronald Bernando, mengatakan peningkatan kapasitas pelaku ekraf menjadi bagian penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat.
“Potensi lokal harus mampu diolah menjadi produk yang memiliki kualitas, identitas, dan daya saing. Pengetahuan yang diperoleh peserta diharapkan dapat diterapkan langsung dalam mengembangkan usaha,” ujar Ronald.
Ia menambahkan, kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, komunitas dan berbagai pihak perlu terus diperkuat agar pemulihan ekonomi pascabencana berjalan berkelanjutan. Menurutnya, kreativitas dan inovasi pelaku usaha merupakan modal penting dalam membangun kembali perekonomian masyarakat Pesisir Selatan.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.