Headline News

header-int

Dijadikan Tanggung Jawab Daerah, Pessel Alokasikan Pembebasan Lahan Sebesar Rp40 Miliar

Rabu, 11 Sep 2019, 11:57:53 WIB - 14 | Kontributor : Yoni Syafrizal
Dijadikan Tanggung Jawab Daerah, Pessel Alokasikan Pembebasan Lahan Sebesar Rp40 Miliar

Pesisir Selatan--Pemerintah daerah kabupaten (Pemdakab) Pesisir Selatan (Pessel) alokasikan anggaran untuk pembebasan lahan berbagai kebutuhan proyek pembangunan sebesar Rp40 miliar tahun 2019.

Anggaran yang dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) itu, merupakan salah satu bentuk keseriusan daerah dalam menampung berbagai proyek pusat, disamping juga proyek daerah.

Kepala Dinas Perumahan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Pessel, Mukhridal mengatakan Rabu (11/9) bahwa persoalan lahan memang sering menjadi kendala rencana pembangunan tertunda, terutama sekali pembangunan fisik berupa jalan dan gedung pemerintahan.

"Agar berbagai kegiatan fisik yang direncanakan baik yang berasal dari bantuan pusat, maupun yang didanai oleh daerah tidak terbentur atau terkendala dari segi lahan, sehingga tahun 2019 ini Pessel mengalokasikan anggaran melalui APBD sebesar Rp40 miliar," katanya.

Upaya itu dilakukan, sebab tanggung jawab pembebasan lahan dari proyek-proyek pusat diserahkan kepada daerah.

"Dengan tersedianya lahan, maka usulan pembangunan yang dikabulkan oleh pusat  tidak mengalami keterkendalaan. Sebab tanggung jawab pembebasan lahan itu memang berada di pemerintahan daerah," jelasnya.

Ditambahkannya bahwa tahun 2019 ini Pessel memiliki beberapa proyek-proyek strategis yang membutuhkan jaminan ketersedian lahan, baik yang akan didanai oleh APBN maupun melalui investor.

Tahun 2019 ini, Pessel juga akan menyiapkan lahan seluas 7 hektare untuk kelancaran proyek pengembangan Pelabuhan Panasahan di Painan.

"Untuk pembebasan lahan pengembangan Pelabuhan Panasahan ini, Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah menyiapkan peta bidang lahan yang bakal dibebaskan. Berapa besaran ganti ruginya, tim Appraisal juga akan melakukan penghitungan, agar sesuai dengan aturan dan ketentuan berlaku," ujarnya.

Ditambahkanya bahwa selain untuk pengembangan Pelabuhan Panasahan, pihaknya juga mempersiapkan lahan untuk pembangunan jalur dua jalur Painan-Bukit Putus dan Bungapasang-Sago.

"Termasuk juga rencana pembangunan Rumah Sakit Pratama seluas 4 hektar di Kecamatan Lengayang. Normalisasi Batang Pelangai di Kecamatan Ranahpesisir. Serta pengadaan lahan untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bukik Ameh Kecamatan Koto XI Tarusan seluas 400 Hektare," jelasnya.

Ditambahkanya bahwa khusus pembebasan lahan untuk KEK itu, alokasi anggaran yang disediakan sebesar Rp22 miliar.

"Sebab dari 400 hektare lahan yang akan dibebaskan itu, yang merupakan milik masyarakat seluas 200 hektare, dan sisanya merupakan lahan milik nagari," ujarnya.

Dari itu dia berharap agar semua pihak, terutama sekali masyarakat bisa memudahkan semua proses pengadaan lahan. Sebab, semua lahan yang terdampak proyek itu, bakal diganti sesuai dengan nilainya masing-masing.

"Mekanisme penggantian lahan itu meliputi tanah, tanaman dan bangunan yang ada di atasnya. Selain itu, pembangunan yang dilakukan pastinya akan berdampak positif bagi daerah dan masyarakat. Dari itu kami berharap agar semua proses pembebasan lahan ini dapat berjalan dengan lancar," terangnya mengakhiri. (05)

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2019 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube