PESISIR SELATAN — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pesisir Selatan melalui Tim Kerja Surveilans dan Imunisasi menggelar Pembinaan dan Monitoring Evaluasi (Monev) di Puskesmas Kayu Gadang, Kecamatan Sutera, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Koordinator Tim Kerja Surveilans dan Imunisasi Dinkes Pessel, Zaidina Umar, S.K.M., M.K.M., bersama jajaran tim penilai. Monev ini diikuti oleh jajaran pimpinan Puskesmas Kayu Gadang, penanggung jawab program surveilans dan imunisasi, pimpinan Pustu, hingga para bidan desa.
Dari hasil evaluasi lapangan, tim monev mencatat dua poin krusial yang memerlukan penanganan mendesak, yakni temuan kasus suspek penyakit menular serta rendahnya pencapaian target imunisasi masyarakat.
Pada program surveilans, tim mencatat belum ditemukannya kasus suspek Acute Flaccid Paralysis (AFP/lumpuh layu mendadak). Namun, tim menemukan sebanyak 8 kasus suspek campak di wilayah kerja Puskesmas Kayu Gadang. Terkait temuan ini, Dinkes Pessel menginstruksikan langkah penanganan epidemiologi secara cepat.
"Kami memberikan penekanan agar 8 kasus suspek campak ini segera ditindaklanjuti dengan pelacakan, penyelidikan epidemiologi, serta pengambilan dan pengiriman spesimen ke laboratorium sesuai prosedur. Ini vital untuk respon cepat mencegah Kejadian Luar Biasa (KLB)," ujar Zaidina Umar.
Sementara pada sektor imunisasi, capaian Puskesmas Kayu Gadang dinilai masih sangat mengkhawatirkan. Angka Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) tercatat baru menyentuh 23 persen, jauh berada di bawah target nasional sebesar ≥90 persen. Kondisi ini diperparah dengan masih dijumpainya ketidaksesuaian data pencatatan antara register dan laporan (drop out data).
Menanggapi kondisi tersebut, Zaidina Umar menegaskan pentingnya konsolidasi total antara nakes dan elemen masyarakat di tingkat nagari guna melakukan tindakan penelusuran (sweeping).
"Cakupan imunisasi harus kita tingkatkan secara bersama-sama. Data sasaran harus valid, anak yang belum mendapatkan imunisasi harus ditelusuri, dan peran bidan desa, kader, PKK, serta lintas sektor perlu diperkuat agar tidak ada sasaran yang terlewat," tegas Zaidina.
Sebagai tindak lanjut dari monev ini, Dinkes Pessel menyusun sejumlah rekomendasi teknis untuk Puskesmas Kayu Gadang, di antaranya pemutakhiran data sasaran anak secara berkala, akselerasi pengiriman sampel 8 kasus suspek campak, serta pelaksanaan sweeping imunisasi dari rumah ke rumah demi mengejar ketertinggalan capaian IDL di wilayah tersebut.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.