Headline News

header-int

Dinkes Pessel Perkuat Antisipasi Krisis Kesehatan Pascabanjir di Rahul

Sabtu, 17 Oktober 2026, 13:34:09 WIB - 63 | Kontributor : Riva Endra
Dinkes Pessel Perkuat Antisipasi Krisis Kesehatan Pascabanjir di Rahul

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP&KB) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) memperkuat upaya antisipasi krisis kesehatan pascabencana banjir di Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Rahul) Tapan. Langkah tersebut dilakukan melalui evaluasi harian tim Health Emergency Operation Center (HEOC) pada hari ketujuh masa tanggap darurat bencana, Jumat (16/10).

Kepala Dinas Kesehatan, PP&KB Pessel, Agustina Rahmadani, mengoordinasikan rapat harian tim HEOC untuk mengevaluasi berbagai persoalan kesehatan yang berpotensi berkembang menjadi krisis pascabencana. Rapat tersebut dihadiri Camat Rahul, Kepala Puskesmas Rahul, Kasubbag Tata Usaha Puskesmas Rahul, serta penanggung jawab klaster program kesehatan Puskesmas Rahul.

Salah satu perhatian utama tim adalah kondisi air bersih yang digunakan masyarakat setelah banjir. Tim kesehatan telah mengambil sampel air dari sejumlah rumah tangga dan depot air minum yang mulai menunjukkan indikasi permasalahan. Pemeriksaan ini menjadi langkah awal untuk mengantisipasi risiko penyakit yang dapat muncul akibat pencemaran sumber air.

Selain itu, tim menemukan masih adanya masyarakat yang mandi di sungai. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena sumber air berpotensi tercemar akibat banjir. Tim kesehatan juga mendampingi PDAM dalam pendistribusian air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.

Upaya perlindungan kelompok rentan turut dilakukan melalui identifikasi ibu hamil, lanjut usia (lansia), bayi, dan balita. Kelompok tersebut menjadi perhatian khusus dalam penanganan kesehatan pascabencana karena membutuhkan pemantauan dan pelayanan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, petugas juga membagikan selebaran berisi imbauan agar warga mengonsumsi air yang telah dimasak hingga mendidih serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Dalam rencana tindak lanjut, tim HEOC akan melakukan pemeriksaan terhadap sumber air bersih yang digunakan masyarakat untuk minum, memasak, dan mencuci peralatan makan. Pengambilan sampel air depot juga akan diperluas, terutama pada depot yang berpotensi terdampak banjir, untuk selanjutnya diuji di laboratorium.

Petugas kesehatan juga akan mengunjungi rumah-rumah warga di sekitar lokasi yang mulai ditemukan gejala penyakit. Langkah ini bertujuan mendeteksi secara dini kemungkinan munculnya kejadian luar biasa (KLB) penyakit pascabencana sekaligus mempercepat penanganan apabila ditemukan kasus yang memerlukan perhatian khusus.

Edukasi kesehatan akan diperkuat melalui penyuluhan keliling menggunakan ambulans. Masyarakat akan diingatkan mengenai pentingnya mengonsumsi air yang telah direbus hingga mendidih serta menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan PHBS dalam aktivitas sehari-hari.

Untuk memperluas jangkauan pelayanan, direncanakan pembentukan lima tim kesehatan yang didampingi dokter. Tim tersebut akan melakukan skrining kesehatan dan edukasi PHBS di wilayah yang paling terdampak banjir.

Personel tim tidak hanya berasal dari Puskesmas Rahul, tetapi juga direncanakan mendapat dukungan tenaga kesehatan dari puskesmas terdekat dan RSUD Tapan. Dengan dukungan lintas fasilitas kesehatan tersebut, pelayanan diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih cepat dan merata.

Di sisi lain, ketersediaan obat-obatan dan bahan medis habis pakai (BMHP) juga menjadi perhatian. Persediaan akan dipastikan mencukupi agar pelayanan kepada masyarakat terdampak dapat berjalan optimal.

Melalui penguatan koordinasi HEOC, pengawasan kualitas air, deteksi dini penyakit, serta peningkatan pelayanan kesehatan di lapangan, Pemkab Pessel berupaya mencegah munculnya krisis kesehatan lanjutan setelah banjir. Kewaspadaan dan keterlibatan masyarakat diharapkan menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan warga selama masa pemulihan pascabencana.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube