PESISIR SELATAN — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Pesisir Selatan terus bergerak cepat dalam mengendalikan penanganan kesehatan masyarakat pascabencana. Langkah ini diperkuat melalui kunjungan kerja lintas sektor ke Posko Health Emergency Operation Center (HEOC) yang berpusat di Kecamatan Ranah Hulu Tapan pada Kamis (15/10/2026).
Kunjungan koordinasi tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan daerah dan lini sektor terkait, meliputi Asisten I, Staf Ahli Bupati, jajaran Kepala OPD, Kepala Dinkes PPKB Pesisir Selatan Agustina Rahmadani, S.ST., MM, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), serta Direktur RSUD Tapan beserta rombongan penanganan bencana.
Kepala Dinkes PPKB Pesisir Selatan, Agustina Rahmadani, S.ST., MM, menegaskan bahwa penguatan Posko HEOC ini merupakan bentuk komitmen penuh jajarannya merespons Surat Keputusan Bupati Pesisir Selatan tentang Status Tanggap Darurat Bencana.
"Kami di Dinkes PPKB bergerak cepat memastikan seluruh intervensi dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak berjalan secara terintegrasi, responsif, dan tepat sasaran," ujar Agustina.
Melalui Posko HEOC yang berkolaborasi dengan Tim Pusat Krisis Kesehatan, Dinkes PPKB Pessel memusatkan seluruh informasi, data, dan pemantauan situasi kesehatan secara terpadu. Posko ini memetakan kondisi kesehatan warga terdampak, memantau perkembangan lapangan, hingga mengawal keberlangsungan pelayanan kesehatan dasar di wilayah terdampak.
Sebagai instansi teknis, Dinkes PPKB Pessel juga memanfaatkan peta digital wilayah terdampak yang tersedia di Posko HEOC. Peta ini menjadi acuan vital untuk mengidentifikasi titik-titik prioritas penanganan, memetakan kebutuhan logistik medis, serta mempercepat pengambilan keputusan strategis saat masa tanggap darurat maupun pascabencana.
Selain itu, keberadaan seluruh posko kesehatan di lapangan terinventarisasi secara ketat demi menjamin tidak ada warga yang luput dari akses pelayanan medis. Sistem pencatatan, pelaporan, dan dokumentasi kegiatan masa tanggap darurat terus dirapikan sebagai bahan evaluasi berkelanjutan demi perencanaan pemulihan kesehatan masyarakat ke depan.
Lebih lanjut, Kadinkes PPKB Agustina Rahmadani menekankan pentingnya kewaspadaan dini terhadap potensi krisis kesehatan susulan.
"Sinergi lintas sektor melalui Posko HEOC ini menjadi kunci penting untuk menyatukan data dan langkah konkret di lapangan, terutama dalam pemantauan kondisi warga serta pencegahan potensi timbulnya penyakit pascabencana," tambahnya.
Dengan koordinasi yang kuat melalui Posko HEOC, Dinkes PPKB Kabupaten Pesisir Selatan berkomitmen penuh untuk hadir melindungi kesehatan masyarakat di setiap tahapan bencana.
“Penanganan terukur ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan kesehatan dan mengembalikan kualitas hidup masyarakat terdampak seperti sedia kala,” tutupnya.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.