Headline News

header-int

Dinkes PPKB Ikuti Pertemuan Penguatan Pemberdayaan Hidup Sehat

Kamis, 13 Agustus 2026, 21:15:52 WIB - 19 | Kontributor : Marlison
Dinkes PPKB Ikuti Pertemuan Penguatan Pemberdayaan Hidup Sehat

PESISIR SELATAN - Dalam upaya memperkuat gerakan masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup sehat secara berkelanjutan, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat bersama Tim Kerja Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pesisir Selatan mengikuti Pertemuan Penguatan Pembudayaan Hidup Sehat Lingkup Provinsi Sumatera Barat.

 

Pertemuan yang berlangsung pada 11–13 Agustus 2026 di Hotel Truntum Padang tersebut menjadi wadah untuk memperkuat sinergi lintas program dan lintas sektor dalam membangun masyarakat yang sehat, mandiri, serta memiliki kesadaran untuk menjadikan hidup sehat sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

 

Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kabupaten/Kota, pengelola Promosi Kesehatan dan Kesehatan Kerja dan Olahraga (Kesjaor) se-Kabupaten/Kota, kepala puskesmas terpilih, serta wali nagari terpilih se-Sumatera Barat.

 

Kadis Kesehatan PPKB Pesisir Selatan,  Agustina Rahmadani mengatakan, pertemuan menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, serta ahli kebugaran Provinsi Sumatera Barat.

 

Salah satu hal penting yang menjadi pembahasan adalah penguatan sinergi Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) dalam penerapan Jorong Sehat.

 

Pendataan PIS-PK yang mencakup 12 indikator keluarga sehat dapat dimanfaatkan sebagai basis data sekaligus baseline dalam menentukan kondisi kesehatan masyarakat di tingkat jorong. Data tersebut menjadi dasar untuk melihat permasalahan kesehatan secara lebih nyata dan menentukan intervensi yang tepat sesuai kebutuhan masyarakat.

 

Pelaksanaan di lapangan juga perlu melibatkan berbagai unsur, mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah nagari, wali nagari, tim pembina nagari sehat, kader, hingga masyarakat. Dengan kolaborasi tersebut, jorong dapat terus berkembang menuju kategori Jorong Sehat Pratama, Madya, hingga Utama.

 

Dalam kerangka Jorong atau Kampung Sehat, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) tidak hanya dipandang sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai gerakan perubahan perilaku dan lingkungan.

 

Masyarakat diharapkan tidak hanya tahu tentang pentingnya hidup sehat, tetapi juga mau, mampu, terbiasa, dan akhirnya menjadikan perilaku hidup sehat sebagai budaya.

 

Perubahan tersebut dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, melakukan aktivitas fisik secara rutin, tidak merokok, melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan dengan baik.

 

Membangun Kampung Sehat sebagai Role Model

 

Pertemuan juga mendorong setiap kabupaten/kota untuk memilih satu atau beberapa kampung/jorong sebagai role model Kampung Sehat.

 

Kampung yang dipilih nantinya diharapkan menjadi contoh nyata bagaimana data kesehatan dapat digunakan untuk menyusun program, menggerakkan masyarakat, memperbaiki lingkungan, dan menciptakan inovasi yang sesuai dengan permasalahan setempat.

 

Yang terpenting, setiap kegiatan tidak harus selalu berupa program besar. Inovasi dapat lahir dari permasalahan sederhana yang ditemukan di masyarakat, sepanjang didukung oleh data, memiliki akar masalah yang jelas, melibatkan masyarakat, serta menghasilkan aksi nyata.

 

Dengan demikian, alurnya bukan sekadar data → masalah → program, tetapi berkembang menjadi data → menemukan akar masalah → muncul ide dan inovasi → aksi bersama → perubahan perilaku → masyarakat sehat.

 

Dari Jorong Sehat Menuju Budaya Hidup Sehat

 

Melalui pertemuan ini diharapkan terbangun pemahaman bersama bahwa mewujudkan masyarakat sehat bukan hanya menjadi tugas tenaga kesehatan. Pemerintah nagari, kader, tokoh masyarakat, sekolah, keluarga, dunia usaha, serta seluruh masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perilaku hidup sehat.

 

Bagi Kabupaten Pesisir Selatan, penguatan Jorong Sehat diharapkan dapat menjadi langkah strategis untuk mendekatkan program kesehatan kepada masyarakat. Kesehatan dimulai dari keluarga, diperkuat oleh masyarakat, dan didukung oleh pemerintah.

 

Pada akhirnya, keberhasilan Jorong Sehat bukan hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari seberapa jauh masyarakat mengalami perubahan: dari tahu menjadi mau, dari mau menjadi mampu, dari mampu menjadi terbiasa, hingga hidup sehat benar-benar menjadi budaya.

 

 

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube