Headline News

header-int

Pengelolaan Limbah Medis hingga Laundry Jadi Sorotan Monev Dinkes Pessel di RSUD Tapan

Jumat, 14 Agustus 2026, 09:37:42 WIB - 10 | Kontributor : Jordi L Maulana, S.STP
Pengelolaan Limbah Medis hingga Laundry Jadi Sorotan Monev Dinkes Pessel di RSUD Tapan

PESISIR SELATAN — Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Penyakit Menular dan Kesehatan Lingkungan di RSUD Tapan, Kamis (13/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan pengawasan terhadap kualitas pelayanan serta penerapan standar kesehatan lingkungan di fasilitas pelayanan kesehatan.

 

Monev dipimpin Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pessel, Erna Juita, S.KM., M.M., bersama tim Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2M) serta tim Kesehatan Lingkungan. Evaluasi dilakukan untuk melihat pelaksanaan program sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih membutuhkan perbaikan.

 

Pada aspek kesehatan lingkungan, tim meninjau pengelolaan limbah medis dan bahan berbahaya dan beracun (B3), mulai dari proses pemilahan hingga penyimpanan sementara. Pemeriksaan juga mencakup kebersihan Tempat Pengolahan Pangan (TPP) bagi pasien serta penerapan standar higienitas pada unit laundry rumah sakit.

 

Kabid P2P Dinkes Pessel, Erna Juita, mengatakan pengelolaan lingkungan rumah sakit memiliki kaitan erat dengan upaya mencegah terjadinya penularan penyakit. Menurutnya, lingkungan pelayanan yang bersih dan aman menjadi bagian penting dari perlindungan pasien maupun tenaga kesehatan.

 

“Pengendalian penyakit menular harus berjalan beriringan dengan penerapan kesehatan lingkungan yang baik. Pengelolaan limbah medis, kebersihan pengolahan makanan dan higienitas laundry harus menjadi perhatian bersama,” ujar Erna.

 

Selain kesehatan lingkungan, tim juga mengevaluasi penanganan sejumlah penyakit menular, di antaranya Tuberkulosis (TB), HIV/AIDS, malaria dan ISPA. Evaluasi meliputi penemuan kasus, kesinambungan pengobatan, tindak lanjut pasien serta pencatatan dan pelaporan surveilans.

 

Erna menegaskan, Monev tidak hanya bertujuan menemukan kekurangan, tetapi juga menjadi ruang koordinasi untuk mencari solusi. “Kita ingin memastikan pelayanan berjalan cepat, tepat dan terintegrasi. Setiap temuan harus ditindaklanjuti agar kualitas layanan terus meningkat,” katanya.

 

Kegiatan ditutup dengan diskusi bersama jajaran manajemen RSUD Tapan untuk memetakan kendala dan menyusun langkah perbaikan. Dinkes Pessel berharap hasil evaluasi dapat memperkuat penerapan kesehatan lingkungan sekaligus meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien di RSUD Tapan.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube