Headline News

header-int

Dr Jumsu Trisno: Pessel Terapkan Budaya Memilah Sampah

Kamis, 12 Sep 2019, 12:42:14 WIB - 14 | Kontributor : Yoni Syafrizal
Dr Jumsu Trisno: Pessel Terapkan Budaya Memilah Sampah

Pesisir Selatan--Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) harapkan kerjsama dari berbagai pihak guna mengantisipasi permasalahan sampah.

Harapan itu disampaikan Kepala DLH Pessel, Jumsu Trisno Kamis (12/9) terkait komitmen daerah itu dalam mengurangi timbulan sampah sampai ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), bisa terpilah hingga 100 persen pada tahun 2025.

"Dari 112 M3 produksi sampah setiap hari di Pessel, saat ini sudah terpilah sebesar 70 persen. Berdasarkan hal itu maka kita optimis target terpilah hingga 100 persen tahun 2025 akan bisa tercapai, sebab yang belum terpilah tinggal lagi sebesar 30 persen," katanya.
 
Disampaikanya bahwa ada dua tahapan yang dilakukan untuk pencapaian komitmen tersebut. Diantaranya, pengurangan sampah dengan cara pembatasan sampah, pemanfaatan kembali, dan pendauran ulang.

"Sedangkan penanganan sampah dijalankan dengan tahapan pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, sampai proses akhir," jelasnya.
 
Disebutkannya bahwa salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencapai target itu adalah dari rumah tangga masyarakat yang memiliki halaman yang luas.

Sebab pada pekarangan yang luas itu, dapat dibuat dua lobang untuk sampah organik dan non organik. Melalui pemisahan itu, maka petugas kebersihan akan lebih mudah mengelola sampah sebelum diangkut ke TPA.  

"Pemilahan sampah itu akan mempermudah kerja petugas kebersihan.  Karena antara sampah organik  dan non organik  tidak bercampur lagi ketika dibuang ke TPA," ungkapnya.  

Sedangkan bagi rumah yang tidak memiliki halaman yang luas,  bisa dibuat biopori. Jadi sampah organik nantinya akan dimasukkan ke lobang biopori tersebut dan setelah beberapa waktu akan habis dan menjadi pupuk.

"Menurut kami upaya ini sangatlah membantu penurunan sampah pada lingkungan masyarakat di daerah ini," ujarnya.  

Terkait upaya itu, pihaknya memang terus melakukan sosialisasi guna meningkatkan kesadaran masyarakat, termasuk juga melakukan kesepakatan dengan semua perangkat daerah, camat, dan walinagari agar mengurangi pemakaian kantong plastik.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pessel, Era Sukma Munaf ketika dihubungi menjelaskan bahwa di daerah itu produksi sampah yang dikelolah oleh petugas kebersihan mencapai 112 M3 per hari.

"Karena keterbatasan kemampuan petugas serta sarana yang ada, sehingga belum semua kecamatan bisa terjangkau. Walau demikian kawasan-kawasan umum seperti pasar dan tempat-tempat wisata, tetap menjadi perhatian melalui petugas yang diturunkan," ungkapnya.

Dijelaskanya bahwa di beberapa lokasi itu, petugas dan mobil sampah dikirim secara terjadwal.

"Sampah yang mencapai 112 M3 itu, pengelolaanya dilakukan di TPA Gunung Bungkuak Lumpo Kecamatan IV Jurai," timpalnya. (05)

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2019 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube