Headline News

header-int

Investasi Awal Rencana Pengembangan KEK Mandeh Mencapai Rp 2 Triliun

Rabu, 11 Sep 2019, 09:31:24 WIB - 11 | Kontributor : Yoni Syafrizal
Investasi Awal Rencana Pengembangan KEK Mandeh Mencapai Rp 2 Triliun

Pesisir Selatan--Keseriusan pemilik modal untuk berinvestasi mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bukit Ameh Kawasan Wisata Mandeh Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), perlu mendapat dukungan serius masyarakat.

Hal itu disampaikan, sebab nilai investasi awal yang akan digelontorkan untuk pembangunan dan pengembangan berbagai sarana dan prasarana penunjang di kawasan itu, mencapai Rp2 triliun.

"Pemilik modal yang serius untuk berinvestasi mengembangkan KEK Bukit Ameh di Kawsan Mandeh dengan nilai investasi awal mencapai Rp 2 triliun itu adalah PT Poa Agro Industri, group PT Dempo," ungkap Bupati Pessel, Hendrajoni kepada penulis pesisirselatan.go.id Rabu (11/9).

Karena nilai investasi yang sangat besar itu, sehingga berbagai persiapan, terutama sekali terkait pembebasan lahan terus  dimatangkan.
 
Dia menjelaskan bahwa potensi besar yang dimiliki kawasan Wisata Mandeh di sektor pariwisata, membuat pemilik modal sangat berminat untuk menanamkan investasinya.

"Berdasarkan hal itu, sehingga kita membuka peluang kepada pemilik modal untuk berinvestasi. Perencanaan pengembangan KEK Bukit Ameh ini kita mulai sejak tahun 2017. Mulai saat itu secara bertahap proses pengembanganya terus dilakukan. Termasuk juga kunsultasi publik untuk Amdal dan rencana tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RT/RW)," jelasnya.

Ditambahkanya bahwa sesuai Undang-undang (UU) Nomor 39 tahun 2009, KEK dikembangkan melalui penyiapan kawasan yang memiliki keunggulan geo ekonomi dan geo strategis.

Keberadaannya berfungsi menampung kegiatan industri, ekspor, impor, dan kegiatan ekonomi lain yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan daya saing internasional.

Mandeh dinilai salah satu kawasan yang cocok dikembangkan menjadi KEK pariwisata dengan luas sebagai mana dipersayaratkan 400 hektare.

"Dari luas 400 hektare itu, seluas 200 hektarenya merupakan lahan milik nagari. Secara otomatis lahan seluas itu juga merupakan milik daerah, dan Pemda telah berkoordinasi dengan unsur-unsur yang ada di nagari. Sedangkan sisanya seluas 200 hektare milik masyarakat yang proses pembebasan lahanya sudah dalam tahap penghitungan oleh tim Appreisal, dengan anggaran yang sudah disediakan sebesar Rp15 miliar" jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Hadi Susilo ketika dihubungi menjelaskan bahwa hingga saat ini progres persiapan pengembangan KEK Bukit Ameh terus dilakukan.

"Pihak investor, pemerintah daerah dan juga dari Kementrian terkait sudah mempersiapkan semua persyaratan adminsitrasi yang dibutuhkan," ujarnya.

Berdasarkan hal itu, sehingga harapan masyarakat untuk  pengembangan KEK Bukit Ameh di Mandeh akan bisa terwujud nantinya. (05)

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2019 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube