Headline News

header-int

Kadis Pertanian Pessel: Sawah Pokok Murah, Solusi Tekan Biaya dan Tingkatkan Hasil Panen

Sabtu, 24 Oktober 2026, 23:11:02 WIB - 38 | Kontributor : Riko Candra
Kadis Pertanian Pessel: Sawah Pokok Murah, Solusi Tekan Biaya dan Tingkatkan Hasil Panen

PESISIR SELATAN – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan, Hamdi, S.Pt., M.Si., terus mendorong pengembangan program Sawah Pokok Murah (SPM) sebagai salah satu strategi meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menekan biaya produksi petani.

 

Komitmen tersebut mengemuka dalam koordinasi bersama jurnalis Bank Indonesia (BI) pada 22 Oktober 2026. Pertemuan itu membahas pengembangan dan potensi program Sawah Pokok Murah di Kabupaten Pesisir Selatan.

 

Dalam kegiatan tersebut, Hamdi didampingi Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Pessel, Syafrizal Dihendri, S.Pd. Koordinasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi dalam mendukung sektor pertanian, khususnya budidaya padi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

 

Hamdi menilai, Sawah Pokok Murah memiliki potensi besar untuk membantu petani menghadapi tantangan biaya produksi yang selama ini menjadi salah satu persoalan utama dalam usaha tani padi.

 

Melalui penerapan pola budidaya yang lebih efisien, program SPM diarahkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap sejumlah input pertanian berbiaya tinggi, tanpa mengabaikan produktivitas dan kualitas hasil panen.

 

Salah satu keunggulan program ini adalah efisiensi biaya produksi. Petani didorong menerapkan pola pengelolaan sawah yang mampu menekan biaya pembajakan, mengurangi penggunaan pupuk kimia dosis tinggi, serta meminimalkan ketergantungan terhadap pestisida.

 

Efisiensi tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi petani untuk meningkatkan pendapatan. Sebab, keberhasilan pertanian tidak hanya diukur dari tingginya hasil panen, tetapi juga dari kemampuan petani mengendalikan biaya yang dikeluarkan selama proses produksi.

 

Selain menekan biaya produksi, Sawah Pokok Murah juga menunjukkan potensi dalam meningkatkan produktivitas padi.

 

Hasil pengukuran ubinan di sejumlah wilayah penerapan SPM dilaporkan mencapai sekitar 7,8 hingga 8 ton per hektare. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator bahwa pola budidaya ini memiliki peluang untuk dikembangkan lebih luas.

 

Bagi Kabupaten Pesisir Selatan yang memiliki potensi pertanian padi cukup besar, peningkatan produktivitas menjadi faktor penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

 

Hamdi melalui Dinas Pertanian terus mendorong agar berbagai inovasi budidaya dapat dimanfaatkan petani sesuai kondisi lahan, ketersediaan sarana produksi, serta karakteristik wilayah masing-masing.

 

Pengembangan program ini juga membutuhkan peran penyuluh pertanian dalam memberikan pendampingan kepada petani. Dengan demikian, penerapan teknologi dan pola budidaya yang lebih efisien dapat berjalan secara tepat dan memberikan manfaat nyata.

 

Program Sawah Pokok Murah juga disebut menjadi salah satu model budidaya yang mendapat perhatian di tingkat nasional. Program ini didukung Kementerian Pertanian RI dan DPR RI dalam upaya memperkuat swasembada pangan.

 

Dukungan tersebut menjadi peluang bagi Kabupaten Pesisir Selatan untuk mengembangkan inovasi pertanian yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga keberlanjutan usaha tani dan kesejahteraan petani.

 

Dinas Pertanian Pessel memandang sinergi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga dan pemangku kepentingan sektor pertanian, penting untuk memperluas penerapan program SPM.

 

Koordinasi bersama jurnalis Bank Indonesia diharapkan dapat memperkuat pertukaran informasi mengenai potensi, manfaat, serta pengembangan Sawah Pokok Murah di Pesisir Selatan.

 

Dengan efisiensi biaya produksi dan potensi peningkatan hasil panen, program ini diharapkan menjadi salah satu alternatif bagi petani dalam meningkatkan daya saing usaha tani padi.

 

Melalui penguatan program Sawah Pokok Murah, Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan terus mendorong pertanian yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan demi mendukung ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat tani. 

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube