PESISIR SELATAN – Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Pesisir Selatan terus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Berbagai langkah dilakukan guna memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, cepat, dan merata hingga ke wilayah pelosok. Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan pengadaan alat kesehatan, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan juga menilai keterbukaan informasi publik memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan sektor kesehatan di daerah.
Melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kabupaten Pesisir Selatan memperoleh bantuan pembangunan fasilitas kesehatan dan pengadaan alat kesehatan modern di sejumlah Puskesmas serta Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas). Bantuan tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan masyarakat di daerah berjuluk Negeri Sejuta Pesona itu.
Pemerintah daerah menilai, keberhasilan program kesehatan tidak hanya diukur dari tersedianya bangunan dan alat kesehatan, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat mengetahui, memahami, dan merasakan manfaat dari program yang dijalankan pemerintah. Karena itu, keterbukaan informasi publik dinilai menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan, Doni Tayes, SKM., M.Si., mengatakan bahwa penyampaian informasi kepada masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan pelayanan kesehatan yang transparan dan akuntabel. Menurutnya, masyarakat perlu mengetahui berbagai program kesehatan yang sedang dilaksanakan pemerintah daerah agar dapat memahami arah pembangunan yang sedang dijalankan.
“Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui pembangunan fasilitas, penambahan alat kesehatan, dan peningkatan pelayanan tenaga medis. Namun di sisi lain, masyarakat juga harus mendapatkan informasi yang jelas terkait program tersebut agar mereka mengetahui manfaat yang sedang dan akan dirasakan,” ujar Doni Tayes, Senin (25/5/2026).
Ia menjelaskan, keterbukaan informasi publik juga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Dengan informasi yang terbuka dan mudah diakses, masyarakat dapat mengetahui progres pembangunan sektor kesehatan secara langsung serta memahami berbagai kebijakan yang diambil pemerintah.
Menurut Doni Tayes, selama ini pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam memperjuangkan bantuan pembangunan fasilitas kesehatan di Kabupaten Pesisir Selatan. Bantuan APBN 2026 yang diterima daerah menjadi bukti bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di daerah.
“Bantuan yang diberikan pemerintah pusat tentu sangat membantu daerah dalam meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan. Dengan adanya pembangunan dan pengadaan alat kesehatan baru, pelayanan kepada masyarakat akan menjadi lebih baik dan lebih maksimal,” katanya.
Ia menambahkan, sejumlah bantuan alat kesehatan modern yang diterima nantinya akan ditempatkan di fasilitas kesehatan strategis guna menunjang pelayanan medis kepada masyarakat. Pemerintah daerah berharap keberadaan alat kesehatan tersebut dapat mempercepat penanganan pasien serta mengurangi ketergantungan masyarakat untuk berobat ke luar daerah.
“Tujuan utama kita adalah bagaimana masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas. Karena itu, peningkatan fasilitas kesehatan harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan dan sumber daya manusia,” tambahnya.
Selain penguatan sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan juga terus mendorong optimalisasi penyebarluasan informasi pembangunan daerah melalui Bidang Informasi dan Komunikasi Publik. Pemerintah menyadari bahwa komunikasi publik memiliki peran strategis dalam menjembatani hubungan antara pemerintah dengan masyarakat.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pesisir Selatan, Jordi L. Maulana, S.STP., mengatakan bahwa keterbukaan informasi publik menjadi bagian penting dalam menciptakan pemerintahan yang transparan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, masyarakat saat ini membutuhkan informasi yang cepat, tepat, dan dapat dipercaya, terutama terkait program pembangunan daerah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat seperti sektor kesehatan.
“Informasi publik memiliki peran besar dalam mendukung keberhasilan program pemerintah. Masyarakat harus mengetahui program apa saja yang sedang berjalan, apa manfaatnya, dan bagaimana progres pelaksanaannya. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga ikut mengawasi jalannya pembangunan,” ujar Jordi L. Maulana.
Ia menjelaskan bahwa Bidang Informasi dan Komunikasi Publik terus berupaya memperkuat penyebarluasan informasi melalui berbagai media komunikasi pemerintah, baik media sosial, website resmi pemerintah, publikasi berita, hingga kerja sama dengan media massa.
Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat mendapatkan akses informasi resmi dan akurat mengenai kebijakan pemerintah daerah, termasuk program pembangunan kesehatan yang sedang dilaksanakan.
“Kami ingin memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan terpercaya. Di era digital saat ini, informasi bergerak sangat cepat, sehingga pemerintah juga harus hadir memberikan informasi resmi agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar,” jelasnya.
Menurut Jordi, komunikasi publik yang baik juga akan menciptakan hubungan yang lebih dekat antara pemerintah dan masyarakat. Dengan adanya keterbukaan informasi, masyarakat dapat mengetahui upaya-upaya yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Ia menilai bahwa sektor kesehatan merupakan salah satu bidang yang sangat membutuhkan dukungan komunikasi publik karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Oleh sebab itu, penyampaian informasi terkait pelayanan kesehatan, program pemerintah, hingga fasilitas kesehatan harus dilakukan secara aktif dan berkelanjutan.
“Kami melihat bahwa publikasi program kesehatan sangat penting karena berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat. Ketika masyarakat mengetahui adanya peningkatan fasilitas kesehatan, bantuan alat kesehatan, atau program pelayanan baru, maka kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah juga akan meningkat,” katanya.
Lebih lanjut, Jordi mengatakan bahwa keterbukaan informasi juga menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance. Pemerintah tidak hanya menjalankan program pembangunan, tetapi juga memberikan ruang kepada masyarakat untuk mengetahui dan mengawasi jalannya program tersebut.
Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam pembangunan akan semakin kuat apabila masyarakat merasa dilibatkan melalui keterbukaan informasi yang dilakukan pemerintah.
“Pemerintah daerah ingin membangun budaya komunikasi yang terbuka dengan masyarakat. Karena itu, penyebarluasan informasi pembangunan harus terus diperkuat agar masyarakat mengetahui apa saja yang telah dan sedang dilakukan pemerintah,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berharap sinergi antara sektor kesehatan dan bidang komunikasi publik dapat terus berjalan dengan baik demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Peningkatan fasilitas kesehatan yang dibarengi dengan keterbukaan informasi diyakini akan memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah secara menyeluruh.
Dengan dukungan pemerintah pusat, peningkatan fasilitas kesehatan, serta penguatan komunikasi publik, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan optimistis pelayanan kesehatan di daerah akan semakin baik dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di masa mendatang. Pemerintah juga berharap masyarakat dapat terus mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan demi terwujudnya masyarakat Pesisir Selatan yang sehat, maju, dan sejahtera.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.