PESISIR SELATAN - Produk-produk unggulan asli Kabupaten Pesisir Selatan mendapat ruang untuk diperkenalkan kepada peserta Pertemuan Istri Kepala Daerah (ISKADA) se-Sumatera Barat. Kehadiran produk lokal tersebut mendapat apresiasi dari Ketua TP-PKK Kabupaten Pesisir Selatan, Lisda Hendrajoni, yang menilai momentum ini penting untuk memperluas promosi sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi kreatif daerah.
Apresiasi itu disampaikan Lisda Hendrajoni dalam kegiatan Pertemuan ISKADA se-Sumatera Barat yang berlangsung di Pandan View, kawasan wisata Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Senin (12/10/2026).
Menurut Lisda, keikutsertaan sejumlah produk asli Pesisir Selatan dalam kegiatan tersebut merupakan kesempatan berharga untuk memperkenalkan hasil karya dan potensi usaha masyarakat kepada khalayak yang lebih luas.
Baginya, produk lokal tidak hanya menjadi hasil kreativitas masyarakat, tetapi juga mencerminkan identitas, potensi, dan kekayaan daerah yang perlu terus dikembangkan. Melalui promosi yang tepat, produk-produk tersebut diharapkan semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Pertemuan ISKADA se-Sumatera Barat menjadi salah satu momentum strategis untuk memperlihatkan bahwa Pesisir Selatan memiliki potensi yang tidak hanya bertumpu pada sektor pariwisata, tetapi juga pada produk unggulan masyarakat yang dapat dikembangkan sebagai kekuatan ekonomi daerah.
Kehadiran produk lokal dalam kegiatan yang dihadiri para istri kepala daerah se-Sumatera Barat tersebut membuka peluang untuk memperluas jaringan promosi. Dengan semakin banyak pihak yang mengenal produk asli Pesisir Selatan, kesempatan untuk menjangkau konsumen baru pun semakin terbuka.
Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), promosi seperti ini memiliki arti penting. Produk yang sebelumnya dikenal di lingkungan lokal berpeluang mendapatkan perhatian dari pasar yang lebih luas apabila didukung kualitas, kemasan, pemasaran, dan inovasi yang berkelanjutan.
Karena itu, pengembangan UMKM perlu berjalan seiring dengan upaya memperkuat kualitas produk dan kemampuan pelaku usaha dalam membaca kebutuhan pasar.
Dukungan promosi, pendampingan, serta perluasan akses pemasaran menjadi bagian penting agar produk lokal tidak hanya tampil dalam kegiatan seremonial, tetapi juga mampu berkembang secara berkelanjutan.
Momentum ISKADA di kawasan Mandeh juga memperlihatkan peluang untuk menghubungkan promosi produk lokal dengan sektor pariwisata. Kawasan Mandeh yang dikenal memiliki panorama bahari yang menarik dapat menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan produk khas daerah kepada wisatawan.
Sinergi antara pariwisata dan UMKM berpotensi menciptakan manfaat ekonomi yang lebih luas. Wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam Pesisir Selatan, tetapi juga dapat mengenal dan membeli produk lokal sebagai buah tangan sekaligus bentuk dukungan terhadap usaha masyarakat.
Dengan semakin terbukanya ruang promosi, produk asli Pesisir Selatan diharapkan mampu memperkuat daya saing UMKM, memperluas jangkauan pemasaran, serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Apresiasi Lisda Hendrajoni terhadap keikutsertaan produk lokal tersebut menjadi perhatian terhadap pentingnya membawa hasil karya masyarakat ke ruang promosi yang lebih luas. Potensi daerah, apabila didukung inovasi dan pemasaran yang konsisten, dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi Pesisir Selatan sekaligus memperkuat identitas daerah di tingkat Sumatera Barat.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.