Headline News

header-int

Pertemuan ISKADA di Mandeh, Lisda Hendrajoni Tekankan Sinergi Organisasi Perempuan

Senin, 12 Oktober 2026, 11:31:54 WIB - 9 | Kontributor : Afrizal
Pertemuan ISKADA di Mandeh, Lisda Hendrajoni Tekankan Sinergi Organisasi Perempuan

Ketua TP-PKK Kabupaten Pesisir Selatan, Lisda Hendrajoni, menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarorganisasi perempuan dalam mendukung pembangunan daerah, memperkuat ketahanan keluarga, serta meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

 

Hal itu disampaikannya dalam sambutan pada pertemuan Istri Kepala Daerah (ISKADA) se-Sumatera Barat bersama pengurus organisasi perempuan di Kawasan Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (12/10/2026).

 

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim, Ketua TP-PKK Sumatera Barat Harneli Mahyeldi, Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Sumatera Barat Detta Vasko, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumatera Barat, Ketua TP-PKK Pesisir Selatan Lisda Hendrajoni, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Pesisir Selatan Oktarina Risnaldi, Ketua DWP Pesisir Selatan Siska Zainal Arifin, istri kepala daerah dan istri wakil kepala daerah se-Sumatera Barat, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

 

Dalam sambutannya, Lisda menyampaikan bahwa pertemuan ISKADA memiliki makna penting sebagai wadah mempererat silaturahmi, membangun persaudaraan, serta memperkuat kerja sama antarorganisasi perempuan.

 

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas keluarga, kesehatan ibu dan anak, pendidikan generasi muda, ketahanan pangan, serta kemampuan masyarakat untuk hidup mandiri dan produktif.

 

Dalam konteks tersebut, TP-PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), dan Dharma Wanita memiliki peran strategis untuk menggerakkan keluarga sebagai fondasi pembangunan.

 

“Kita ingin agar setiap program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Bukan sekadar kegiatan rutin, bukan hanya laporan administratif, melainkan gerakan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh keluarga,” ujar Lisda.

 

Ia menjelaskan, TP-PKK Kabupaten Pesisir Selatan bersama GOW dan Dharma Wanita telah berkolaborasi menghadirkan inovasi Gerakan Ekonomi Masyarakat melalui Gerakan PKK menuju Pesisir Selatan Maju, Tumbuh dan Berkelanjutan, yang dikenal dengan nama GEMA PKK Pessel Maju.

 

Melalui gerakan tersebut, TP-PKK berperan mendampingi ibu rumah tangga dalam menggali potensi lokal, mengembangkan keterampilan mengolah pangan keluarga, meningkatkan kemampuan kewirausahaan, serta membangun ketahanan ekonomi rumah tangga.

 

Sementara itu, GOW memperluas potensi pemberdayaan melalui jejaring antarorganisasi, termasuk membantu mempertemukan pelaku usaha perempuan, mendorong pengembangan produk lokal agar mampu bersaing, serta membuka akses pasar dan kemitraan yang lebih luas.

 

Adapun Dharma Wanita turut memperkuat gerakan tersebut melalui kampanye pemenuhan gizi keluarga dari kebun sendiri serta mendorong kebanggaan mengonsumsi pangan lokal yang sehat dan bergizi.

 

Lisda mengatakan, salah satu hasil yang diharapkan melalui GEMA PKK Pessel Maju adalah penurunan angka stunting melalui peningkatan kemampuan keluarga memenuhi kebutuhan gizi secara mandiri.

 

Ia mencontohkan, keluarga dapat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayuran dan buah-buahan serta memelihara ayam atau itik untuk menghasilkan telur sebagai sumber protein.

 

Dalam jangka pendek, gerakan tersebut diharapkan membantu rumah tangga memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Sementara dalam jangka menengah, masyarakat diharapkan dapat mengembangkan produksi pangan untuk mendukung kebutuhan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah masing-masing.

 

Menurut Lisda, GEMA PKK Pessel Maju juga dirancang untuk bersinergi dengan program unggulan pro-rakyat Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, yakni Nagari Sehat, Nagari Pandai, Nagari Kanyang, Nagari Mangaji, dan Nagari Sejahtera yang digagas Bupati Hendrajoni bersama Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim.

 

Ia menegaskan, keterpaduan peran TP-PKK, GOW, dan Dharma Wanita menjadi kekuatan dalam membangun pemberdayaan perempuan yang berkelanjutan. TP-PKK bergerak di tingkat keluarga dan masyarakat, GOW memperluas jaringan serta akses kemitraan, sedangkan Dharma Wanita mendukung penguatan kapasitas dan peluang pemasaran.

 

“Dengan sinergi ketiga organisasi ini, pemberdayaan perempuan tidak lagi berjalan sendiri-sendiri. Sinergi ini menjadi fondasi kokoh dalam melahirkan perempuan yang mandiri secara ekonomi dan keluarga yang sejahtera secara berkelanjutan,” katanya.

 

Lisda berharap kolaborasi tersebut dapat mendorong perempuan semakin berdaya, meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga, membantu anak-anak tumbuh dan berkembang secara optimal, serta membangun masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan sosial.

 

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh peserta menjadikan pertemuan ISKADA bukan sekadar wadah pertemuan, melainkan ruang kolaborasi dan inspirasi untuk melahirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di daerah masing-masing.

 

“Marilah kita saling mendukung, saling menguatkan, serta bersama-sama menghadirkan kegiatan yang memberikan dampak positif bagi keluarga dan masyarakat,” ajaknya.

 

Di akhir sambutannya, Lisda menyampaikan harapan agar kunjungan para istri kepala daerah dan istri wakil kepala daerah se-Sumatera Barat ke Kawasan Mandeh meninggalkan kesan positif, sekaligus memperkenalkan keindahan alam, budaya, keramahan masyarakat, dan semangat pembangunan Kabupaten Pesisir Selatan.

 

Ia berharap pertemuan tersebut dapat mempererat persahabatan antardaerah dan membuka peluang kerja sama pada masa mendatang.

 

“Bawalah pulang bukan hanya foto keindahan Mandeh, tetapi juga cerita tentang masyarakatnya, tentang budayanya, tentang semangatnya, dan tentang harapan kami untuk terus tumbuh menjadi daerah yang maju, mandiri, dan berkelanjutan,” tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.
© 2026 Kabupaten Pesisir Selatan. Follow Me : Facebook Youtube