Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, meninjau langsung sejumlah rumah warga yang terdampak banjir dan longsor di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Minggu (11/10/2026).
Dalam peninjauan tersebut, relokasi menjadi salah satu opsi penanganan bagi rumah yang mengalami kerusakan berat dan rumah yang berada di sepanjang aliran Sungai Batang Tapan.
Wabup Risnaldi melakukan peninjauan bersama Ketua DPRD Pesisir Selatan Darmansyah, Dandim 0311/Pessel Letkol Inf. Yudi Eka Pratama, M.Han., Kepala BPBD Pessel, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta Forkopimca Ranah Ampek Hulu Tapan.
Dalam kesempatan itu, Risnaldi bersama Darmansyah dan Yudi Eka Pratama berdialog langsung dengan masyarakat untuk melihat kondisi rumah yang terdampak sekaligus mendengarkan kebutuhan warga pascabencana.
Risnaldi mengatakan, rumah yang mengalami kerusakan berat akibat banjir serta rumah warga yang berada di sepanjang aliran Sungai Batang Tapan akan diusulkan untuk direlokasi ke lokasi yang lebih aman.
Berdasarkan pendataan awal, setidaknya terdapat 11 rumah warga yang berada di sepanjang aliran sungai tersebut. Selain itu, sejumlah rumah lainnya juga mengalami kerusakan berat akibat banjir.
Menurut Risnaldi, relokasi harus dilakukan dengan memenuhi sejumlah persyaratan. Salah satunya, rumah yang direlokasi tidak boleh dibangun kembali di atas tanah yang sama dengan lokasi sebelumnya.
“Rumah yang direlokasi tidak boleh dibangun lagi di tanah yang semula dan harus dipindahkan ke lokasi lain,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lokasi relokasi akan disesuaikan dengan ketersediaan tanah yang dimiliki warga. Lokasi tersebut tidak harus berada di nagari yang sama, tetapi dapat pula berada di luar nagari, bahkan di kecamatan lain.
Warga yang memenuhi persyaratan dan bersedia mengikuti ketentuan relokasi dapat mengajukan usulan melalui camat dengan perantaraan wali nagari masing-masing.
Risnaldi menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan akan melakukan pendataan terhadap rumah-rumah terdampak dalam dua hingga tiga hari ke depan. Pendataan ini diperlukan untuk mengidentifikasi rumah yang mengalami kerusakan berat serta rumah yang berada di sepanjang aliran sungai dan perlu diusulkan untuk direlokasi.
Sementara itu, rumah yang mengalami kerusakan berat direncanakan mendapatkan bantuan sebesar Rp70 juta. Penyaluran bantuan tersebut akan mengikuti ketentuan yang berlaku, termasuk persyaratan relokasi bagi rumah yang harus dipindahkan dari lokasi semula.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.