PESISIR SELATAN, 7/12/2018
Melihat kemajuan zaman saat ini, perlahan sepertinya telah menggeser seni budaya daerah. Untuk menghidupkan kesenian yang hampir hilang tersebut, masyarakat Kenagarian Talaok Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan, terus melestarikan seni budaya yang telah memiliki Sangar dengan nama "Sangar Bayang Palito".
Hal itu dilakukan, selain memiliki nilai seni yang tinggi, juga berpotensi mengatasi masuknya budaya asing yang bertentangan dengan adat minang.
"Apalagi dalam perkembangan informasi dan teknologi global saat ini, wadah ini dimanfaatkan para generasi sebagi interaksi sosial yang mengakibatkan kepekaan sosial kian luntur,"kata Ketua Sanggar Bayang Palito, Vetra Agrosi.
Ia mengatakan, Sangar Bayang Palito itu, akan terus ditingkatkan dengan melestsrikan seni budaya dalam upaya mengatasi atau mencegah penyakit masyarakat (Pekat) agar tak mengalir kepada anak - anak dan remaja.
"Seni klasik ini sengaja kita hidupkan, disamping melestarikan seni budaya juga merupakan salah satu bentuk upaya agar anak anak tak mudah terpengaruh akan berbagai bentuk penyakit masyarakat. Baik itu judi, miras maupun narkoba",kata dia.
Dikatakanya, dengan keberadaan sangar tersebut akan mampu menghidupkan kambali seni budaya daerah yang hampir hilang telan zaman. Antara lain, tari kain, tari piring, tari sapu tangan dan randai.
"Sehingga dengan melalui seni tersebut, nantinya akan dapat mencegah generasi penerus bangsa dari hal - hal yang dapat merusak mental mereka,"ungkapnya.(18)

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.