
PAINAN, PESISIR SELATAN – Mengenali potensi aparatur menjadi salah satu pijakan penting dalam membangun birokrasi yang profesional dan berdaya saing. Berangkat dari ikhtiar tersebut, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pesisir Selatan melaksanakan Profiling Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2026 terhadap 225 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.
Kegiatan yang berlangsung di UPT Badan Kepegawaian Negara (BKN) Padang, Rabu (4/11/2026), tersebut merupakan bagian dari upaya penilaian kompetensi dan pemetaan potensi aparatur guna memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kapasitas sumber daya manusia pemerintahan.
Pelaksanaan profiling dibagi menjadi tiga sesi ujian, dengan durasi masing-masing sesi kurang lebih tiga jam. Seluruh rangkaian tersebut menjadi bagian dari proses pengumpulan informasi mengenai potensi, kompetensi, serta karakteristik individu ASN.
Hal tersebut diungkapkan Kepala BKPSDM Kabupaten Pesisir Selatan, Yozki Wandri, S.Pi., M.Si., mengatakan bahwa profiling memiliki arti penting dalam mendukung pengelolaan aparatur yang lebih terukur dan berbasis data. Melalui pemetaan tersebut, pemerintah daerah diharapkan memperoleh gambaran mengenai kapasitas dan potensi pegawai sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam pengembangan karier maupun manajemen talenta ASN.
"Setiap aparatur memiliki potensi, kompetensi, dan karakteristik yang perlu dikenali secara objektif. Melalui profiling, kita berupaya memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai sumber daya manusia yang dimiliki pemerintah daerah. Informasi tersebut menjadi salah satu pijakan dalam merancang pengelolaan ASN yang lebih terarah dan berbasis data," ungkap Yozki.
Ia menjelaskan, hasil profiling nantinya diharapkan dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam penerapan manajemen talenta ASN. Dengan demikian, pengelolaan aparatur tidak hanya bertumpu pada pemenuhan administrasi kepegawaian, tetapi juga memperhatikan potensi dan kompetensi individu.
"Pengembangan birokrasi membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kapasitas dan kecakapan sesuai kebutuhan organisasi. Karena itu, pemetaan potensi menjadi bagian penting agar pengelolaan aparatur dapat berjalan lebih terukur, profesional, dan berkesinambungan," tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berharap terbangun basis informasi sumber daya manusia aparatur yang dapat mendukung penerapan manajemen talenta. Pada akhirnya, pengenalan terhadap potensi dan kompetensi ASN diharapkan menjadi landasan bagi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin profesional, adaptif, dan berdaya saing.

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.