Pesisir Selatan, 3 Desember 2018--Agar potensi yang ada di sektor perikanan laut atau kebaharian bisa memberikan jaminan perekonomian bagi masyarakat nelayan, maka kepada masyarakat diminta agar tetap menjaga dan melestarikan ekosistem yang ada.
Harapan dan himbauan itu disampaikan, sebab menjaga dan melestarikan potensi kebaharian itu bukan saja ada pada petugas atau pemerintah, tapi juga oleh lingkungan masyarakat itu sendiri.
Dikatakan demikian, sebab untuk melestarikan alam bahari sebagai mana potensi yang dimiliki Pessel saat ini, pemerintah daerah (Pemda) telah berupaya untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap praktek-praktek yang dapat merusak ekosistem laut.
Seperti halnya pencurian ikan dengan menggunakan bom dan racun, pencemaran, sedimentasi, penambangan, pembangunan kontruksi pantai dan lainnya.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar kepada pesisirselatan.go.id Senin (3/12), terkait besarnya potensi bahari yang dimiliki oleh daerah itu dalam meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakatnya.
Hal yang sama juga disampaikan Plt Kepala Dinas Perikanan Pessel, Erlindawati kepada pesisirselatan.go.id.
Dikatakan Erlindawati bahwa bila ekosistem laut rusak, maka berimplikasi terhadap penurunan kualitas lingkungan untuk sumberdaya ikan, serta erosi pantai yang memicu terjadinya kerusakan tempat pemijahan dan daerah asuhan ikan.
Bahkan juga bisa membuat berkurangnya populasi benur, nener dan produktivitas tangkap udang.
" Untuk mereduksi tingkat kerusakan ekosistem laut berupa terumbu karang dan penyu, maka beberapa pulau di daerah itu telah ditetapkan sebagai Kawasan Konservasi Laut Daerah (KKLD). Pulau-pulau itu diantaranya, Pulau Penyu, Karabak Ketek, Karabak Gadang, Aur Besar dan Pulau Aur Kecil," jelasnya.
Dikatakanya bahwa di beberapa pulau itu telah dibangun pula sarana dan prasarana pendukung kegiatan konservasi untuk tempat penangkaran penyu, pos jaga dan dermaga.
" Kegiatan penangkaran penyu bertujuan agar setelah tukik menjadi dewasa bisa dilepas kembali ke parairan umum. Sedangkan kegiatan transplantasi terumbu karang telah dilakukan pula di sejumlah pulau. Seperti Pulau Aur Besar dan Aur Kecil," sebutnya.
Berkat upaya yang sudah dilakukan itu, sehingga dia berharap kepada seluruh elemen yang ada di daerah itu agar ikut menjaga kelestarianya.
" Harapan ini saya sampaikan, sebab potensi besar disektor kelautan sebagai mana dimiliki oleh daerah ini, memang dapat dikembangkan sebagai kawasan wisata serta budidaya perikanan. Semua itu bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat nelayan di daerah ini," tutupnya. (05)

Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah informasi bagi masyarakat dari pemerintah. Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 5.749,89 km² dan populasi ±420.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Painan.